Tangerang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan campak bukan sekadar penyakit dengan gejala ruam dan demam biasa, tetapi dapat menyebabkan komplikasi berat seperti pneumonia, radang otak, bahkan penurunan daya tahan tubuh yang berkepanjangan.

"Maka itu kami mengimbau seluruh masyarakat khususnya para orang tua untuk tidak melewatkan jadwal imunisasi anak, khususnya imunisasi campak di tengah merebaknya kasus di sejumlah wilayah di Indonesia," katanya di Tangerang, Selasa.

Ia menuturkan, imunisasi menjadi langkah penting guna melindungi anak dari berbagai penyakit menular berbahaya, termasuk campak yang dapat menimbulkan dampak serius dalam jangka panjang.

Baca juga: Orang tua diingatkan tanda komplikasi penyakit campak

Jika tidak dicegah melalui imunisasi, campak dapat menyebabkan komplikasi berat seperti pneumonia, radang otak atau ensefalitis, bahkan penurunan daya tahan tubuh yang berkepanjangan.

“Banyak masyarakat yang masih menganggap campak sebagai penyakit ringan. Padahal efek jangka panjangnya bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Imunisasi adalah perlindungan terbaik yang aman dan efektif,” kata dia.

Selain itu, infeksi campak juga dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai “immune amnesia”, di mana sistem kekebalan tubuh anak menjadi melemah dan lebih rentan terhadap infeksi lain dalam waktu yang lama setelah sembuh dari campak.

Baca juga: Dinkes Kota Tangerang gelar imunisasi campak gratis di seluruh faskes

”Imunisasi campak telah tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan posyandu. Orang tua diharapkan aktif memantau jadwal imunisasi anak sesuai dengan program pemerintah,” imbaunya.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai usia, memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar imunisasi campak gratis secara serentak bagi anak usia sembilan hingga 59 bulan di berbagai fasilitas kesehatan yang berlangsung mulai 30 Maret hingga 19 April 2026.

Baca juga: Tangerang targetkan 180 ribu balita terima imunisasi campak



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026