Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, mengoptimalkan kolaborasi dengan Badan Wakaf Al Qur'an (BWA) dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mempercepat perbaikan ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di Serang, Kamis, mengungkapkan bahwa langkah konkret ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Serang dan BWA sebagai solusi strategis agar penanganan hunian warga kurang mampu tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, dukungan pihak eksternal sangat dibutuhkan mengingat prosedur pencairan APBD seringkali memakan waktu lama, sementara kondisi darurat seperti rumah roboh memerlukan penanganan cepat.
“Sekarang kita punya alternatif. Selain dari APBD, ada dukungan dari BWA. Ini sangat membantu ketika terjadi kondisi darurat, karena proses bantuan APBD bisa memakan waktu hingga satu tahun,” ujarnya.
Baca juga: 2025, Pemkab Serang tuntaskan perbaikan 481 rumah tak layak huni
Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan Dinas Sosial serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Pada tahap awal, program ini ditargetkan menyasar sekitar 100 unit rumah dari total 7.600 unit RTLH yang tercatat di Kota Serang.
Selain menggandeng BWA, Budi menegaskan bahwa Pemkot Serang terus mendorong peran swasta melalui CSR.
Ia memastikan pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator agar bantuan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak tanpa melalui kas daerah.
“CSR tidak diberikan ke pemerintah, melainkan langsung ke masyarakat. Kami hanya menjembatani agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” pungkas Budi.
Baca juga: Pemkot Serang optimalkan dana CSR untuk perbaiki RTLH warga
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.