Tangerang (ANTARA) - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menerbangkan sedikitnya 15 ton logistik berupa makanan nusantara ready to eat (siap saji) dan bumbu pasta untuk memenuhi kebutuhan logistik jamaah haji tanah air di Jeddah, Arab Saudi.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim mengatakan pengiriman logistik ini diangkut dalam dua penerbangan yang masuk dalam bagian pengiriman dari total pengiriman sebanyak 230 ton makanan jamaah Haji.

"Melalui sinergi tersebut, Garuda Indonesia secara bertahap akan mengirimkan sebanyak 230 ton yang terbagi dalam 2 periode yaitu pada 2 – 6 April 2026, kemudian pada 17-30 April 2026 baik ke Jeddah maupun Madinah," ucap Reza dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Kamis.

Baca juga: Wawali Tangerang sebut manasik bagi calon jamaah haji sangat krusial

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan pelepasan ekspor makanan siap saji dan bumbu pasta ini merupakan langkah konkret dalam memastikan kenyamanan jamaah haji, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan logistik dan operasional haji.

"Kami juga memahami bahwa kesuksesan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh aspek transportasi udara semata, tetapi juga melalui kesiapan ekosistem pendukung termasuk ketersediaan konsumsi yang layak dan bercita rasa nusantara bagi para jemaah di Tanah Suci," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph mengungkapkan sejalan dengan operasional penerbangan haji yang akan mulai dilaksanakan pada tanggal 22 April mendatang.

Menurutnya, pihak Garuda Indonesia terus mengoptimalkan berbagai kesiapan operasional mulai dari pendistribusian koper jamaah, hingga memastikan seluruh armada yang akan digunakan dalam kondisi laik terbang.

Baca juga: Persiapan operasional haji 2026 disebut hampir rampung

Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Prof Jaenal Effendi menambahkan hajatan besar pelaksanaan haji membutuhkan dukungan dan kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah, operator penerbangan, operator logistik, dan layanan pendukung lainnya untuk mewujudkan ekosistem haji dan umrah yang berdampak bagi para jamaah.

"Tentu ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari lembaga lintas sektor mulai dari Pemerintah, operator penerbangan, operator logistik, dan layanan pendukung dalam pelaksanaan haji," kata dia.

Pelepasan perdana logistik haji 2026 tersebut diterbangkan dengan menggunakan armada Boeing 777-300ER bernomor penerbangan GA 980 yang diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 11.45 WIB dan direncanakan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz pada pukul 17.40 waktu setempat.

Baca juga: 1.245 calon haji asal Serang dijadwalkan berangkat mulai 23 April



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026