Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten, resmi meluncurkan aplikasi Samsat Ceria sebagai langkah strategis dalam memodernisasi layanan publik, khususnya untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, di Serang, Selasa, mengungkapkan bahwa kehadiran aplikasi ini bertujuan memberikan kenyamanan maksimal bagi para wajib pajak di wilayah Provinsi Banten.
"Hari ini kita meluncurkan Samsat Ceria. Aplikasi ini memudahkan kita semua dalam melakukan pembayaran pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Harapannya masyarakat tidak perlu repot lagi datang ke Samsat, ATM, apalagi ke biro jasa. Sambil rebahan pun sekarang sudah bisa bayar pajak," ujar Deden usai kegiatan peluncuran.
Baca juga: Pemkot Tangerang sukses realisasikan target PKB Rp387 miliar
Deden menjelaskan bahwa kontribusi masyarakat melalui pajak sangat vital bagi pembangunan daerah. Ia memproyeksikan target PKB tahun 2025 sebesar Rp2,6 triliun akan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat dalam bentuk program layanan publik.
"Duit yang dibayar masyarakat itu insya Allah kembali lagi ke masyarakat melalui pembangunan jalan desa, jalan provinsi, sekolah gratis, hingga pelayanan kesehatan dan sektor pertanian. Kami juga meminta masyarakat turut mengawasi agar pembangunan berjalan sesuai jalur," tambahnya.
Baca juga: Bapenda Banten catat 639 ribu kendaraan ikuti program pemutihan pajak
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah, menambahkan bahwa Samsat Ceria merupakan upaya peningkatan efisiensi layanan agar lebih cepat dan tepat sasaran.
Terkait perbedaan dengan aplikasi Signal (Sistem Digital Nasional), Berly menjelaskan bahwa Samsat Ceria menawarkan fleksibilitas lebih bagi pengguna.
"Kalau aplikasi Signal itu bersifat personal, harus orang yang bersangkutan yang membayar. Sedangkan Samsat Ceria bisa dibayarkan oleh pihak lain, dengan catatan data dokumentasi registrasi dan identifikasi (regident) sudah terunggah dan sesuai," jelas Berly.
Selain kanal internal, Pemprov Banten juga tetap menggandeng pihak ketiga seperti platform e-commerce untuk memperluas pilihan pembayaran, termasuk fitur cicilan melalui layanan paylater.
Kehadiran Samsat Ceria diharapkan mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Banten.
Baca juga: Pajak kendaraan dikembalikan ke daerah, biayai program pro rakyat
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026