Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten menyebutkan bahwa dampak bencana alam angin kencang dan hujan deras pada Senin sore (30/3), mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik wilayah di Kecamatan Kelapa Dua.
Kepala BPBD Ahmad Taufik di Tangerang, Senin, mengatakan bahwa akibat musibah angin kencang ini beberapa pohon tumbang dan menimpa badan jalan dan kendaraan hingga mengakibatkan sejumlah kemacetan lalu lintas.
"Titik pertama berada di depan rumah warga Kelurahan Bojong Nangka, Rt/Rw 001/17, Kelapa Dua. Angin kencang menumbangkan pohon sehingga menimpa rumah warga dan juga mobil," katanya.
Baca juga: Empat lokasi di Tangerang terdampak angin puting beliung
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Perumahan Dasana Indah. Dimana, pohon menimpa sejumlah bahu jalan yang menyebabkan penutupan jalan warga sekitar.
Selanjutnya, di permukiman warga di Kelurahan Bojong Nangka tepatnya di Rt/RW 1/17, pohon tumbang menimpa rumah warga sekitar.
"Yang terdampak hanya dua orang penghuni rumah. Namun tidak terjadi rusak atau cedera hanya rumah saja yang rusak," tuturnya.
Atas insiden ini tercatat sebanyak enam kepala keluarga (KK) telah terdampak. Akan tetapi, dapat dipastikan tidak ada korban jiwa baik meninggal maupun luka.
"Hanya saja kerugian material yang dialami oleh para korban," kata Taufik.
Baca juga: Catat, tiga bibit siklon tropis tingkatkan potensi cuaca signifikan
Dalam hal ini, Tim BPBD sudah melakukan upaya evakuasi terhadap pohon tumbang yang terjadi di tiga titik lokasi tersebut. Hingga kini, seluruh material pohon telah dilakukan penanganan.
Sementara itu, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menambahkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi terdapat empat titik lokasi terdampak dari bencana alam yang terjadi di daerahnya itu.
Dimana, katanya, beberapa area yang tercatat mengalami kerusakan dan gangguan aktivitas meliputi Kawasan Gading seperti terdapat laporan pohon tumbang yang menimpa area parkir kendaraan, Bojong Nangka ada pohon tumbang dilaporkan menimpa kabel listrik PLN di dekat Puskesmas.
"Kemudian, di Kawasan Lippo dilaporkan adanya insiden yang melibatkan pengendara sepeda motor, dan di Stadion Indomilk Kelapa Dua sejumlah fasilitas dan ornamen bagian atap stadion dilaporkan mengalami kerusakan atau tergulung akibat terjangan angin," jelasnya.
Baca juga: 16 rumah di Cianjur rusak akibat cuaca ekstrem
Dadang bilang, akibat dari peristiwa alam angin puting beliung ini terdapat sejumlah korban dari pengendara sepeda motor yang sedang terparkir di kawasan Lippo. Korban, mengalami luka setelah tertimpa material yang tersapu angin kencang tersebut.
"Korban dilaporkan sedang berteduh di area parkir saat kejadian berlangsung. Korban telah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Siloam untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya.
Camat Kelapa Dua menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan rumah warga. Namun, pemerintah daerah tengah fokus penanganan seperti pembersihan pohon tumbang oleh tim Kelurahan dan pengembang.
Selanjutnya, perbaikan jaringan listrik oleh pihak PLN di titik-titik kabel yang terputus dan berkoordinasi berkelanjutan dengan BPBD untuk memonitor perkembangan situasi di lapangan.
"Kami masih terus menginventarisir data lapangan guna memastikan seluruh dampak tertangani dengan cepat dan tepat," kata dia.
Baca juga: Cegah terendam banjir, BPBD imbau warga pindahkan barang elektronik
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arifEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026