Serang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Banten mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 58 persen selama masa Operasi Ketupat Maung dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kepala Polda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki di Serang, Senin, mengungkapkan bahwa jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas turun dari 33 kejadian pada tahun 2025, menjadi 14 kejadian pada tahun ini.
"Korban meninggal dunia juga berkurang 57 persen, dari tujuh orang menjadi tiga orang. Sementara itu, korban luka ringan menurun drastis 74 persen dari 38 menjadi 10 orang," ujar Hengki.
Baca juga: Puncak arus balik di Pelabuhan Merak terpantau lancar
Selain penurunan angka kecelakaan, jumlah pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan dari 2.377 menjadi 734 pelanggaran.
Menurut Kapolda, data ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman.
Di sisi lain, meski angka kecelakaan menurun, volume kendaraan yang melintasi pelabuhan di wilayah hukum Polda Banten justru mengalami peningkatan sebesar 6 persen atau sebanyak 258.223 unit dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 244.395 unit.
"Kenaikan didominasi kendaraan roda empat sebesar 4 persen dan roda dua sebesar 5 persen. Jumlah penumpang juga naik 5 persen, dari 971.957 orang menjadi 1.025.303 orang," jelasnya.
Baca juga: Bawa narkotika ke Bandara Soetta, WNA Tiongkok ditangkap
Kapolda memaparkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran, yakni tanggal 18 dan 19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik terpantau terjadi pada H+1 dan H+4 Lebaran, tepatnya pada 22 dan 25 Maret 2026.
Hengki menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel, pemangku kepentingan, serta masyarakat atas sinergi yang terjalin selama masa pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak sehingga arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali," ujar Kapolda.
Baca juga: Polisi Banten buru pemasok senjata api ilegal dari penumpang kapal
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026