Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyatakan bahwa kondisi arus mudik di sejumlah jalur arteri atau jalan nasional di wilayah tersebut hingga saat ini masih terpantau normal dan ramai lancar.
Kepala Dishub Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, di Serang, Rabu, menjelaskan bahwa belum ada peningkatan volume kendaraan yang signifikan di jalur lintasan utama para pemudik roda dua maupun roda empat.
"Arus mudik di Jalan Nasional Serang-Jakarta, Serang-Cilegon, Serang-Pandeglang, dan Anyer-Cinangka kondisinya saat ini relatif masih normal, masih seperti biasa. Belum ada peningkatan yang cukup signifikan," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten lepas peserta mudik gratis tujuan Jawa-Sumatera
Benny memprediksi puncak kepadatan arus mudik di jalur arteri wilayah Kabupaten Serang baru akan terjadi pada H-2 atau H-1 Lebaran. Meski demikian, ia memastikan seluruh personel pengamanan telah bersiaga penuh (standby) di masing-masing pos untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Sejalan dengan pantauan lalu lintas itu, Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, juga telah turun langsung meninjau sejumlah titik, termasuk Pos Pengamanan (Pospam) di jalur Anyer dan Cinangka, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang melintas di jalur arteri menuju kawasan pesisir.
"Alhamdulillah hari ini saya memantau dua tempat untuk memastikan bahwa kita ini satu tim kerja yang siap menyambut para pemudik yang melintasi jalur mudik. Kami pastikan pemudik yang melintas aman dan nyaman," kata Najib saat meninjau Pospam Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar.
Baca juga: Ruang bermain anak di Pelabuhan Merak tuai apresiasi dari pemudik
Guna menjaga kelancaran di jalur arteri, Wabup secara khusus mengimbau para pemudik untuk tidak kebut-kebutan di jalan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Kami mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Kemudian, agar tidak mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga tidak mengganggu pengendara lainnya," tuturnya.
Selain arus mudik, Najib juga mengingatkan pentingnya antisipasi kepadatan lalu lintas pada masa libur Lebaran (H+), mengingat jalur Anyer dan Cinangka merupakan destinasi wisata utama. Terkait hal ini, ia meminta para pelaku usaha kuliner setempat untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjual dagangannya dengan harga yang wajar.
Baca juga: Puncak arus mudik di Bandara Soetta tembus 184 ribu penumpang
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026