Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten menyatakan kesiapannya untuk membangun instalasi pengolah sampah berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Kami menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk mendukung percepatan pembangunan PSEL. Tahun ini kami menargetkan seluruh proses kesiapan lahan dapat diselesaikan sehingga pembangunan instalasi dapat segera dimulai,” ujar Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam keterangannya usai Rakortas bersama Menko Pangan di Jakarta terkait percepatan implementasi PSEL, Kamis.
 
Wali Kota Sachrudin menuturkan, Pemkot siap ikut dalam proses lelang angkatan kedua yang dilaksanakan Pemerintah Pusat untuk penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Baca juga: Pemkot Tangerang dan OISN sepakat akhiri kerja sama proyek PSEL

Sebagai bentuk nyata, lanjut Sachrudin, Pemkot Tangerang telah memastikan kesiapan lahan dan anggaran sebagai langkah awal pembangunan fasilitas PSEL.

“Pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas kami, mengingat volume sampah harian di Kota Tangerang yang terus meningkat. Karena itu, Pemkot Tangerang siap mengambil peran dan berkomitmen untuk mengelola PSEL secara mandiri,” lanjutnya.

Sachrudin juga menambahkan, kesiapan tersebut telah dituangkan melalui Surat Pernyataan Kesiapan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) yang telah disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Baca juga: Atasi sampah, Pemkab Serang optimalkan TPS 3R dan bank sampah desa

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan bahwa lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan PSEL  dengan luas lahan sekitar 5 hektare.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Tangerang optimistis pembangunan fasilitas PSEL dapat segera direalisasikan guna mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, serta mampu menghasilkan energi listrik dari sampah.

“Pemkot menargetkan seluruh proses kesiapan lahan dapat dituntaskan pada tahun ini. Setelah Lebaran nanti rencananya akan dilakukan tahapan feasibility studies sebagai bagian dari proses teknis menuju pembangunan instalasi PSEL,” jelas Wawan.

Sebagai informasi Lelang angkatan pertama proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang digagas BPI Danantara telah dilaksanakan sejak 7 Januari 2026.

Empat kota pionir proyek ini adalah Bogor, Bekasi, Denpasar, dan Yogyakarta, dengan target konstruksi mulai Maret 2026. Sementara untuk angkatan kedua akan dilaksanakan di sekitar akhir Maret. 

"Dengan kesiapan dari kota Tangerang tersebut dimungkinkan PSEL di Kota Tangerang bisa dilakukan mandiri tanpa menggantungkan PSEL di daerah lain," kata Wawan.

Baca juga: Gubernur Banten bantu alat pengolah sampah organik di Tangsel



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026