Serang (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan pemerintah sedang memperkuat pembangunan ekosistem musik nasional melalui Manajemen Talenta Nasional guna mewadahi kreativitas generasi muda di seluruh penjuru Tanah Air.
Hal tersebut ditegaskan Menbud Fadli Zon saat menghadiri puncak peringatan Hari Musik Nasional 2026 yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin malam.
"Melalui manajemen talenta nasional, kita sedang membangun ekosistem musik kita, terutama bagi generasi muda, baik mereka yang bergelut di musik tradisi maupun kontemporer," ujar Menbud Fadli Zon.
Baca juga: Provinsi Banten targetkan bangun gedung kesenian di usia 25
Ia menjelaskan pembangunan ekosistem ini bertujuan agar talenta-talenta muda Indonesia memiliki wadah yang jelas untuk berkembang, sekaligus memastikan musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Pemerintah berkomitmen memfasilitasi para musisi muda mulai dari tingkat komunitas sanggar hingga ke panggung internasional.
Namun Menbud memberikan catatan khusus terkait musik tradisi yang dinilai memerlukan afirmasi lebih kuat dari pemerintah dibandingkan musik kontemporer yang sudah memiliki platform industri yang mapan.
"Musik tradisi perlu dukungan lebih, karena secara industri dan komersial mungkin tidak semaju musik kontemporer. Padahal kita memiliki kekayaan luar biasa dari 1.340 suku bangsa dengan ratusan alat musik unik yang bisa menjadi identitas kuat generasi muda kita di mata dunia," ucap Menbud Fadli Zon.
Baca juga: Tribute to Koes Plus, Cara SBY Merawat Ingatan Musik Indonesia
Dalam kesempatan itu Menbud juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga para budayawan dan seniman untuk memastikan keberlangsungan ekosistem tersebut.
Peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh setiap 9 Maret ini bertepatan dengan hari lahir pahlawan nasional, sekaligus komponis besar W.R. Supratman. Momentum ini diharapkan memacu semangat generasi muda untuk terus melahirkan karya yang mampu menjadi kekuatan diplomasi budaya atau soft power Indonesia di kancah global.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Umum PAPPRI Tony Wenas, serta sejumlah tokoh musik nasional yang berkomitmen mendukung regenerasi pemusik di Indonesia.
Baca juga: Gubernur Banten ajak PAPPRI mitra strategis ekonomi kreatif Banten
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026