Serang (ANTARA) - Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang, Banten, memfokuskan seluruh rangkaian kegiatan siswa pada penguatan ibadah dan pembentukan karakter selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Wali Asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang Misrudin di Kota Serang, Kamis, menjelaskan bahwa selama bulan puasa, porsi kegiatan akademik di kelas dikurangi agar siswa dapat lebih maksimal dalam menjalankan ibadah.

"Kegiatan kami saat ini lebih difokuskan pada ibadah anak, seperti mengaji, shalat berjamaah, hingga mewajibkan mereka menghafal surat-surat pendek dalam Al Quran," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Serang prioritaskan penyediaan lahan permanen untuk Sekolah Rakyat

Pihak asrama juga menerapkan penggunaan jurnal harian untuk memantau aktivitas religi 94 siswa yang terdiri atas 47 siswa SD dan 49 siswa SMP. Jurnal tersebut mencatat kedisiplinan shalat lima waktu, tarawih, hingga progres hafalan mereka.

Ia menjelaskan catatan dalam jurnal tersebut menjadi bagian dari penilaian rapor asrama.

Misrudin menyebutkan siswa mendapatkan dua jenis laporan pendidikan, yakni rapor akademik dari sekolah dan rapor perkembangan perilaku serta kemandirian dari asrama.

Baca juga: Kemensos beri bantuan atensi orang tua siswa Sekolah Rakyat di Serang

Selama Ramadhan, jam pelajaran di kelas juga mengalami penyesuaian, di mana aktivitas belajar mengajar dipersingkat dan berakhir sebelum waktu Dzuhur, yang kemudian dilanjutkan dengan program ekstrakurikuler keagamaan.

"Untuk masuk sekolah pada bulan Ramadhan di mulai dari pukul 08.00 hingga 11.00 jadi ada jeda untuk anak-anak beristirahat dan melanjutkan program ekstrakurikuler keagamaan seperti hafalan surat pendek hingga tadarusan," katanya.

Selain aspek religi, Sekolah Rakyat 37 Serang tetap menjalankan program pendidikan karakter pada akhir pekan melalui kerja sama dengan berbagai unsur pemerintahan, termasuk pihak TNI, guna menanamkan disiplin dan perilaku baik kepada para siswa.

Baca juga: Kemensos perkuat manajemen guru Sekolah Rakyat



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026