Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi 1.500 pengunjung yang telah menjadikan ASTRA Infra Sustainability Fest 2025 sebagai sarana kolaborasi nyata yang inklusif bersama dengan insan difabel dan neurodiverse. Terkonversinya 1.500
Kota Serang (ANTARA) - Dalam rangka mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan melalui berbagai program pengembangan masyarakat serta pelestarian lingkungan, sejalan dengan semangat Astra 2030 Sustainability Aspirations, ASTRA Infra melaksanakan inisiatif 1 Visitor 1 Tree Planted pada acara ASTRA Infra Sustainability Fest 2025 bertajuk "See In Us Difabel & Neurodiverse. A Force for Climate Action" pada 4-6 Desember 2025 lalu.
Kegiatan ini sebagai komitmen untuk mengonversi kehadiran satu pengunjung menjadi satu bibit tanaman yang akan ditanam di sekitar ruas tol yang dikelola.
Kegiatan ini juga bagian dari inisiatif perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan komunitas difabel dan neurodiverse melalui medium seni inklusif.
Berkolaborasi dengan berbagai komunitas difabel dan neurodiverse, rangkaian kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari pameran dan instalasi karya seni, sesi bincang inspiratif dan workshop, hingga kompetisi ajang unjuk bakat insan difabel dan neurodiverse. Selain itu, pengunjung juga dapat membeli produk hasil karya komunitas difabel dan neurodiverse selama acara berlangsung.
Baca juga: Astra Tol Tamer percepat perbaikan jalan rusak akibat cuaca ekstrem
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi 1.500 pengunjung yang telah menjadikan ASTRA Infra Sustainability Fest 2025 sebagai sarana kolaborasi nyata yang inklusif bersama dengan insan difabel dan neurodiverse. Terkonversinya 1.500 bibit tanaman ini menjadi bukti bahwa kepedulian bersama dapat melahirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi lingkungan," ujar Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar dalam acara simbolis penanaman 1.500 bibit pohon di Resta Pendopo KM 456 pada 10 Februari 2026.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pengurangan emisi karbon di sekitar ruas tol yang dikelola. Bibit tanaman yang dipilih berfokus pada berbagai jenis pohon dengan daya serap karbon tinggi di area. operasional jalan tol seperti Matoa, Nangka, Asam Kandis, Puspa, dan Leda, yang selaras dengan. referensi Petunjuk Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2015. Seluruh bibit memiliki tinggi awal sekitar ±1,5 meter dan diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis jangka panjang.
Melalui rangkaian inisiatif keberlanjutan ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan kolaborasi dalam setiap aspek operasional, sehingga kehadiran perusahaan dapat bermanfaat bagi kehidupan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Baca juga: ASTRA Infra imbau pemudik gunakan EV di Tol Merak siapkan rute dan daya
Pewarta: Susmiatun HayatiUploader : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026