Serang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Banten melaporkan kejadian banjir yang melanda dua kecamatan di kabupaten setempat, yakni Padrincang dan Cinangka.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat di Serang, Sabtu, membenarkan adanya laporan masuk terkait genangan air di wilayah tersebut.
"Berdasarkan laporan sementara, banjir terjadi di Desa Citasuk, Kecamatan Padrincang dan Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka," ujar Ajat.
Baca juga: Tekan risiko banjir di Banten, pemprov siapkan moratorium tambang
Ajat merinci di Kecamatan Padrincang, banjir menggenangi Kampung Sukamaju RT/RW 24, 25, 26, 27/05, Desa Citasuk. Tinggi muka air (TMA) di lokasi tersebut saat ini terpantau berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter.
Sementara itu, di Kecamatan Cinangka, air menggenangi Kampung Kajeroan RT/RW 01/04, Desa Rancasanggal, dengan ketinggian air di luar rumah sekitar 20 hingga 30 sentimeter.
Terkait kondisi terkini, Ajat menyatakan bahwa warga yang terdampak masih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing.
"Tim II yang bertugas telah melakukan upaya penanganan berupa validasi laporan dengan pelapor di lokasi. Namun, untuk saat ini asesmen mendetail belum dilakukan," katanya.
Pihak BPBD Kabupaten Serang terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Baca juga: Banjir dan longsor landa 13 kecamatan di Kabupaten Serang
