Tangerang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang, Provinsi Banten berhasil mengumpulkan 75 ribu kantong darah sepanjang 2025 dari 1.400 kegiatan yang diselenggarakan di berbagai lokasi.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah di Tangerang, Jumat, mengatakan pengumpulan 75 ribu kantong darah telah melampaui target tahunan yang telah ditetapkan.
Hal ini karena partisipasi pendonor sangat signifikan dan juga program jemput bola yang dilakukan sangat masif, sehingga target pemenuhan kantong darah dapat tercapai.
"Keberhasilan pencapaian ini menjadi wujud nyata kemanusiaan yang ditunjukkan semua lapisan masyarakat Kota Tangerang,” ujar Oman.
Baca juga: PMI Kota Tangerang siagakan relawan di wilayah rawan banjir
Ia melanjutkan, PMI Kota Tangerang berkomitmen akan mendistribusikan ribuan kantong darah yang terkumpul untuk memenuhi kebutuhan medis, kegawatdaruratan dan kegiatan kemanusiaan di Kota Tangerang dan sekitarnya.
“Tidak hanya untuk memenuhi ketersediaan, hasil pengumpulan ribuan kantong darah sepanjang tahun kemarin telah didistribusikan untuk membantu kebutuhan medis sampai aksi kemanusiaan seperti yang belum lama ini dibagikan untuk membantu korban bencana Sumatera dan Aceh,” kata dia.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan PMI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi mereka yang mendedikasikan diri untuk kemanusiaan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya terbantu saat darurat, tetapi juga semakin sadar akan arti solidaritas dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, ayo gabung dalam kegiatan sosial bersama PMI,” ujarnya.
Baca juga: PMI Banten kirim bantuan tenaga kesehatan dan air bersih ke Aceh
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengatakan ketersediaan darah merupakan kebutuhan vital yang harus selalu terpenuhi, karena dapat membantu menyelamatkan banyak nyawa ketika terjadi kondisi darurat, bencana, maupun kebutuhan medis mendesak.
“Aksi donor darah adalah bentuk kepedulian nyata kita terhadap sesama. Memasuki masa siaga bencana, stok darah harus terjaga dengan baik. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota DPRD dan masyarakat Kota Tangerang untuk ikut berpartisipasi,” ujar Rusdi yang juga Dewan Kehormatan PMI Kota Tangerang
Rusdi menegaskan bahwa gotong royong dan kepedulian sosial adalah modal penting dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi berbagai potensi bencana.
"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk rutin donor darah demi membantu sesama," katanya.
Baca juga: Pemkab Tangerang salurkan Rp1,5 miliar bantuan bencana lewat PMI
