Serang (ANTARA) - Menanggapi informasi terkait insiden ledakan yang terjadi di sebuah rumah tinggal di Jelambar Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 05.30 WIB.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam penggunaan LPG.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini dan berharap korban yang terdampak dapat segera pulih. Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi tabung LPG, selang, dan regulator dalam keadaan baik serta menggunakan perlengkapan yang telah berstandar SNI. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mencegah potensi kebocoran gas,” ujar Satria dalam keterangan resminya.
Baca juga: Ledakan dipicu kebocoran tabung gas di Grogol, korban terlempar ke luar rumah
Satria juga menjelaskan bahwa tabung LPG 12 kg telah dilengkapi dengan sistem double spindle valve yang dirancang untuk memberikan keamanan lebih tinggi.
“Sebagai informasi, tabung LPG 12 kg telah kami lengkapi dengan sistem double spindle valve yang berfungsi sebagai pengaman tambahan untuk mengurangi risiko kebocoran gas”, tambah Satria.
Satria menambahkan, apabila masyarakat mencium bau gas, diimbau untuk segera membuka ventilasi udara, tidak menyalakan api maupun peralatan listrik, serta segera menghubungi pihak berwenang atau layanan terkait agar dapat cepat ditangani.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan ketersediaan stok LPG 3 kg di Pandeglang
