Tangerang (ANTARA) - Menu makanan rumah sakit yang diperuntukkan bagi pasien, biasanya cenderung hambar dan monoton sehingga banyak dikeluhkan bagi para penghuninya.

Melihat kondisi itu, Mandaya Royal Hospital, Tangerang, Banten, menghadirkan sajian menu makanan baru yang rasanya seenak sajian restoran.

Dimana, dalam hal ini Mandaya Hospital menjalani kerjasama dengan finalis MasterChef Indonesia Season 2 yakni Chef Esach untuk menghadirkan menu khas nusantara yang memiliki cita rasa lezat, namun tetap sesuai dengan ketentuan gizi.

" Ada tiga menu utama yang bisa dinikmati para pasien, yakni Nasi Ayam Pop Crispy Kale, Sate Rempah Saikoro Salsa with Cajun Butter Rice, dan Nasi Goreng Siram Kepiting," kata Chef Esach di Tangerang, Kamis.

Baca juga: Mandaya Royal kembangkan layanan transplantasi ginjal dan hati

Ia mengaku, dalam menghadirkan tiga menu nusantara yang dikhususkan bagi pasien tersebut memiliki tantangan banyak tantangan, terutama untuk mensiasati kondimen yang ada di dalam menu.

"Tentu tidak mudah ya, karena kita harus sesuai dengan ketentuan dari ahli gizi. Salah satu tantangan itu di Nasi Ayam Pop, kalau menu itu kan identik juga dengan ada sambalnya, disini saya pitar otak gimana caranya tetap ada sambal tapi sesuai dengan gizinya," jelasnya.

Dia menyebut, terdapat sambal yang terdiri dari tomat dan paprika merah, sehingga cita rasa dan tampilan layaknya sambal tetap bisa dihadirkan dalam menu khas Minang tersebut.

Baca juga: Kisah Chef Esach Rifky penyintas kanker kini jadi kolabolator menu sehat

Sementara, untuk menu Sate Rempah Saikoro disajikan dengan teknik memasak yang khusus dalam membuatnya. Di mana, sate tidak dibakar, melainkan hanya dipanggang namun tetap mencerminkan cita rasa sate.

"Yang Saikoro juga, kan tidak boleh bakar-bakaran, makanya sate itu kita panggang dan dipastikan matang, bumbu yang kita gunakan juga harus sesuai dengan gizi atau standar pasien rumah sakit," terangnya.

Co Founder dan Presiden Direktur Mandaya Hospital Group, dr. Ben Widaja menambahkan kolaborasi ini sebagai bentuk upaya rumah sakit untuk menghapus stigma makanan hambar.

"Kita tahu banyak pasien ngeluh soal makanan rumah sakit, tapi disini dengan kolaborasi bersama Chef Esach kita buat makanan rumah sakit itu kok yang tentunya diinovasikan dan sesuai dengan standar gizi yang ada," kata dia.

Baca juga: RS Mandaya luncurkan film dokumenter penanganan pasien tumor otak



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026