Tangerang (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) memastikan perbaikan infrastruktur dasar yang hancur di tiga daerah bencana yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat seperti jembatan dan jalan terus dipercepat dalam memudahkan pengiriman logistik bantuan.
"Kita sudah petakan dan identifikasi. Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum sudah melakukan tugasnya sesuai dengan kebutuhan lapangan yang diamanahkan Presiden agar akses bisa segera diperbaiki," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam acara pelepasan bantuan bagi korban bencana Aceh dan Sumatera di Gudang Alfamart Cikokol Tangerang, Jumat.
AHY juga menambahkan telah menghitung kebutuhan anggaran untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Namun karena bencana yang terjadi menyebabkan sejumlah akses rusak maka fokusnya adalah memperbaiki infrastruktur dasar tersebut.
Baca juga: AHY lepas 19 truk bantuan makanan untuk warga Aceh dan Sumatera
"Tentu kami juga terus berupaya untuk bersama-sama dengan berbagai komponen bangsa lainnya, termasuk dunia usaha. Pemerintah terus menjalankan tugasnya dengan taktis, efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
Tak hanya pada kemudahan distribusi bantuan logistik, perbaikan infrastruktur juga untuk menumbuhkan ekonomi yang lumpuh pasca bencana. Karena banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa waktu telah menghanyutkan hunian dan bangunan usaha.
Maka itu Pemerintah juga mengajak pelaku usaha untuk membantu dalam meningkatkan ekonomi di wilayah bencana agar masyarakat dapat kembali bangkit dari kondisi saat ini.
"Sekali lagi, infrastruktur penting, karena untuk mendorong logistik butuh jalan yang terhubung. Kita mengajak semua pihak untuk bersama - sama dalam membantu warga terdampak dengan berbagai kemampuan yang dimiliki," katanya.
Baca juga: Pulang dari Pakistan-Rusia, Presiden Prabowo langsung tinjau Aceh-Sumut
