Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten mendistribusikan sebanyak 7.000 paket sembako untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat di sekitar bandara.
Ribuan paket sembako tersebut disalurkan melalui kegiatan bertajuk "InJourney Airports Berbagi Melayani Sepenuh Hati, Memberi Manfaat untuk Negeri”.
"Kami berupaya membantu pemenuhan kebutuhan pangan, mengurangi beban ekonomi, dan mendukung kualitas nutrisi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar Bandara Soekarno-Hatta," kata General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi dalam keterangan di Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan Bandara Soekarno-Hatta dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di kawasan sekitar bandara, sekaligus menyambut periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca juga: IAS hadirkan program "IAS Terampil", siapkan SDM unggul bidang aviasi
Ia menyebut sebanyak 7.000 paket sembako gratis disalurkan dengan total anggaran Rp1.241.257.500 untuk masyarakat di 14 desa di Kabupaten Tangerang, 13 kelurahan di Kota Tangerang, dua kelurahan di Jakarta Barat, serta enam desa di Kabupaten Serang dan Pandeglang.
"Penyaluran dilakukan sebagai bentuk komitmen Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan dampak sosial yang nyata bagi wilayah yang berada di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) maupun wilayah Banten lainnya," jelasnya.
Ia bilang, pelaksanaan program ini juga melanjutkan inisiatif serupa yang telah dilakukan pada periode Nataru Tahun 2024, di mana InJourney Airports menyalurkan 3.000 paket sembako di 18 desa dan kelurahan di sekitar Bandara Soekarno-Hatta.
Tahun ini, cakupan program ditingkatkan sebagai bentuk penguatan komitmen perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 1 tanpa kemiskinan dan TPB nomor 2 zero hunger sesuai panduan SDGs dan ISO 26000.
Baca juga: Empat maskapai rute domestik dialihkan ke Terminal 1B Soetta
Heru menambahkan bahwa penguatan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memastikan program TJSL tahun 2026 tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di sekitar bandara.
"Melalui program InJourney Airports Berbagi, kami ingin memastikan setiap inisiatif yang dijalankan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan positif antara Bandara Soekarno-Hatta dan lingkungan sekitar," kata dia.
Selain penyaluran 7.000 paket sembako, PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Soekarno-Hatta juga telah mengalokasikan anggaran TJSL pada tahun 2025 untuk berbagai sektor sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Baca juga: Pemkot Tangerang apresiasi kolaborasi Injourney bantu atasi stunting
Alokasi tersebut terdiri atas Rp1.631.211.054 untuk wilayah Kota Tangerang, Rp1.626.361.205 untuk Kabupaten Tangerang, serta Rp1.139.286.569 untuk wilayah Banten lainnya.
Adapun pada tahun 2025 terdapat tiga program unggulan TJSL yang dijalankan oleh InJourney Airports KC Bandara Soekarno-Hatta.
Pertama, program Rumah Layak Huni melalui pembangunan tiga unit rumah di Desa Kedaung Barat, Kelurahan Kedaung Wetan, dan Kelurahan Selapajang yang kini telah mencapai progres 90 persen.
Kedua, program Lawan Stunting melalui penyaluran 6.000 porsi makanan bergizi dan 410 paket hygiene kit bagi balita dan ibu hamil berisiko tinggi di Kecamatan Neglasari.
"Ketiga, program Cerdaskan Bangsa melalui pelaksanaan sertifikasi keahlian kebandarudaraan Initial Basic Avsec di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, diikuti oleh 20 peserta dari lima kecamatan di sekitar bandara," ungkap Heru.
Baca juga: Kapasitas Bandara Soetta naik jadi 96 juta penumpang
