Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, menjamin ketersediaan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono di Tangerang, Rabu, mengatakan bahwa ketersediaan bahan pangan yang dapat dipastikan aman itu meliputi komoditas beras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging sapi, daging ayam dan telur.
"Begitupun untuk produksi domestik oleh petani lokal Tangerang, alur pasokan hasil panen tersebar baik ke dalam ataupun luar daerah produksi," katanya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB siap amankan pasokan BBM jelang Nataru di Banten
Ujang menyampaikan berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Kabupaten Tangerang periode Desember 2025 kondisi komoditas dalam keadaan aman. Hal ini dipengaruhi dari pasokan luar daerah dan lokal yang masih stabil.
Di mana, lanjutnya, ketersediaan bahan pangan yang kini tersedia meliputi produksi domestik pertanian, pasokan luar daerah melalui pasar induk/ritel/toko/distributor serta Bulog.
"Sumber berasnya tidak hanya berasal dari produksi lokal Kabupaten Tangerang melainkan bisa berasal dari produksi luar daerah," katanya.
Baca juga: Pemkab Tangerang siapkan langkah antisipasi kenaikan harga pangan
Ia mengungkapkan untuk memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah berkoordinasi dengan Disperindag dan Perum Bulog guna memastikan ketersediaan pangan khususnya di pasar induk/tradisional, ritel dan agen/distributor.
Adapun untuk kebutuhan beras di Kabupaten Tangerang sebanyak 29,679 ton, ketersediaan 124,421 ton; Bawang Merah kebutuhan 1,047 ton, ketersediaan 2,229 ton; Bawang Putih kebutuhan 608 ton, ketersediaan 1,312 ton; Cabai Besar kebutuhan 1,216 ton, ketersediaan 1,399 ton, Cabai Rawit kebutuhan 944 ton, ketersediaan 1,147 ton.
"Sedangkan untuk daging sapi, stok sapi di feedlotter atau rumah potong hewan (RPH)/colstorage mencukupi kebutuhan dengan ketersediaan 6,543 ton.
Begitu juga daging ayam produksi domestik mencukupi dan pasokan luar daerah normal namun ada tren kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya, kebutuhan 4,804 ton, ketersediaan 14,838 ton," terangnya.
Baca juga: Amankan libur Natal dan tahun baru, Dinkes Serang siapkan tiga tim medis
Sementara itu, untuk telur ayam produksinya sangat mencukupi dan pasokan luar daerah normal namun ada tren kenaikan harga dibanding periode sebelumnya, kebutuhan telur ayam sebanyak 4,758 ton, ketersediaan 7,489 ton.
Sedangkan, untuk ketersediaan gula pasir juga aman dan cukup. Stoknya ada sebanyak 1,001 ton.
Pasokan luar daerah masih stabil karena masih ada carry over stok dari impor atau hasil produksi pada musim Giling sebelumnya di daerah produsen.
"Untuk minyak goreng pasokan dari luar daerah masih stabil, saat ini kebutuhan 3,196 ton, kebutuhan 4,782 ton," kata dia.
Baca juga: Jelang Nataru, Bulog Serang siapkan stok 19.200 ton beras
