Lebak (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten, meminta petani di dataran tinggi mengembangkan tanaman hortikultura guna meningkatkan produksi pangan di daerah itu.
Kepala Bidang Produksi Distan Kabupaten Lebak, Deni Iskandar di Lebak, Senin, mengatakan, pihaknya saat ini fokus meningkatkan produktivitas pertanian dataran tinggi guna mendukung program swasembada pangan nasional sesuai Astacita Presiden Prabowo Subianto.
Pihaknya minta petani mengembangkan budidaya tanaman hortikultura di dataran tinggi di Kabupaten Lebak antara lain di Kecamatan Cipanas, Lebakgedong, Cibeber, Sobang dan Cigemblong.
Sebab, lima kecamatan tersebut masuk kategori dataran tinggi yaitu 500 m -1.000 m di atas permukaan laut (mdpl).
Baca juga: Distan Lebak minta petani kembangkan padi gogo
Selama ini, kata dia, produksi dan produktivitas tanaman hortikultura belum maksimal meski beberapa produk mampu menembus pasar ekspor.
"Kami berharap wilayah dataran tinggi dapat dikembangkan tanaman hortikultura jenis sayuran," kata Deni.
Menurut dia, saat ini, permintaan aneka sayuran dataran tinggi, seperti kentang, wortel, kubis, buncis dan daun selada cenderung meningkat, namun kebutuhan pasar masih dipasok dari luar daerah.
Kebanyakan tanaman sayuran dataran tinggi dipasok dari petani Cianjur, Garut, Bandung, Tasikmalaya dan Sukabumi.
"Kami menargetkan ke depan daerah ini bisa memenuhi permintaan sayuran dataran tinggi di Banten dan tidak kembali dipasok dari luar daerah, " katanya.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan teknologi pertanian bagi kelompok petani dengan melibatkan tenaga penyuluh pertanian.
Baca juga: Puluhan petugas kesehatan hewan di Banten lakukan vaksinasi rabies
Petani juga mendapat bantuan sarana alat mesin pertanian (sapras) dan sarana produksi (saprodi).
Pengembangan tanaman sayuran dataran tinggi cukup cerah dari pemasarannya sangat mudah jika transportasi Jalan Tol Serang - Rangkasbitung sudah dioperasikan dan bisa memenuhi Pasar Induk Rau Serang, Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang, Pasar Induk Selabenda Bogor dan Pasar Induk Keramat Jati Jakarta.
"Kami optimistis pengembangan tanaman sayuran dataran tinggi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sinargalih Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya beberapa tahun terakhir ini mengembangkan tanaman sayuran untuk memenuhi permintaan pasar di wilayahnya hingga Pelabuhanratu Sukabumi, karena didukung lahan yang luas.
Produksi komoditas tanaman tanah tinggi itu di antaranya kubis, wortel, kentang dan daun bawang dan daun saledri.
"Kami bisa memasok produksi sayuran itu, karena adanya pembinaan dan bantuan dari pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui pertanian dataran tinggi," katanya.
Baca juga: Cegah penyelewengan, Distan Lebak distribusikan pupuk bersubsidi
