Tangerang (ANTARA) - Baznas Kota Tangerang, Provinsi Banten, membuka layanan jasa titip (jastip) gratis pengiriman bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.
Ketua Baznas Kota Tangerang Aslie Elhusyairy di Tangerang, Senin, mengatakan layanan ini disediakan untuk mempermudah masyarakat Kota Tangerang yang ingin menyalurkan bantuan, namun terkendala pengiriman maupun akses menuju daerah terdampak bencana.
“Kami memahami banyak masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan secara langsung, namun menghadapi keterbatasan akses dan biaya. Karena itu Baznas Kota Tangerang membuka layanan jastip gratis sebagai ikhtiar bersama untuk mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Baca juga: Bank Banten serahkan Rp112,4 juta bantu korban bencana Sumatera
Melalui layanan jastip ini, pihaknya mengajak masyarakat, komunitas, sekolah, pelaku usaha, hingga organisasi sosial, untuk mengumpulkan bantuan agar dapat segera disalurkan kepada para penyintas bencana.
Seluruh bantuan yang ingin dikirim, kata dia, dapat disalurkan ke Kantor Baznas Kota Tangerang. Semua bentuk dukungan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
"Mari kita kirim bantuan terbaik dari Kota Tangerang. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui WhatsApp di 081284418886," kata dia.
Baca juga: PMI Kota Tangerang ajak warga donor darah penuhi stok
Adapun layanan jastip ini membuka penerimaan berbagai jenis bantuan kebutuhan mendesak bagi masyarakat, antara lain bahan pangan yang tidak mudah rusak/basi, terpal dan tenda, pakaian layak pakai maksimal lima kilogram yang dan dikemas dalam laundry bag, popok bayi dan pembalut, selimut dan perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, peralatan sekolah, dan perlengkapan salat
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan pegawai pemkot telah menggalang dana kemanusiaan dan berhasil menghimpun uang sebesar Rp477 juta untuk membantu para korban.
"Seluruh dana yang terkumpul dihimpun oleh Dinas Sosial dan akan disalurkan melalui lembaga resmi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumatera dan Aceh," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi, karena sekecil apapun bantuan yang diberikan sangat membantu.
Baca juga: Penegak hukum harus berani tindak perusak hutan
