Tangerang (ANTARA) - Praktisi Universitas Padjadjaran Dr. Laely Indah Lestari mengatakan perempuan Indonesia memiliki peran strategis dalam menghasilkan pemikiran besar dan kontribusi ilmiah yang berdampak bagi bangsa.
“Saya percaya bahwa ilmu pengetahuan harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu menjaga kekayaan budaya bangsa," kata Dr. Laely yang baru saja meraih gelar doktor melalui jalur Fast Track S2–S3 di Universitas Padjadjaran, Minggu
Ia mengatakan keunggulan akademik dapat dicapai melalui ketekunan, integritas dan komitmen penuh terhadap ilmu pengetahuan. Hal tersebut terungkap dari hasil disertasinya “Tanah, Tangan, dan Tutur” yang merumuskan model komunikasi budaya tanah–Tangan–Tutur.
Baca juga: Laely Indah Lestari hadir dengan fashion wastra Laelyind
Model ini menawarkan cara pandang baru terhadap budaya sebagai ekologi makna yang terbentuk melalui relasi antara nilai-nilai kosmologis (tanah), praktik budaya yang embodied (tangan), dan narasi yang diwariskan lintas generasi (tutur).
Temuan ini dinilai para guru besar sebagai salah satu kontribusi teoretis penting dalam pengembangan ilmu komunikasi berbasis epistemologi lokal Nusantara.
"Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dan perempuan Indonesia untuk terus berkarya, belajar, dan membangun kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya nasional," kata Dr Laely yang meraih predikat Summa Cum Laude.
Ia menuntaskan program doktoral hanya dalam 2 tahun 2 bulan, menjadikannya salah satu lulusan tercepat dan terbaik dalam sejarah Program Doktor Fikom UNPAD.
Baca juga: Desainer busana Laely Indah Lestari tampil pada I Fashion Festival
