Tangerang (ANTARA) - Mandaya Royal Hospital Puri meluncurkan berbagai inovasi dengan mengembangkan pelayanan transplantasi ginjal dan hati sebagai pusat kesehatan terbaik di Indonesia.
Dengan kehadiran transplantasi ini untuk memperkuat layanan rujukan rumah sakit yang mampu menyediakan medis berskala internasional bagi pasien di Tanah Air.
"Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-4, kami telah memperoleh izin untuk melakukan transplantasi ginjal. Kami menjadi rumah sakit swasta keempat di Indonesia yang mampu menjalankan prosedur ini," kata Co Founder dan Presiden Direktur Mandaya Hospital Group dr Ben Widaja di Tangerang, Kamis.
Baca juga: RS Mandaya luncurkan film dokumenter penanganan pasien tumor otak
Ia mengatakan, layanan transplantasi ginjal dan hati di Mandaya Royal Hospital Puri dikerjakan oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari ahli bedah transplantasi, nefrolog, hepatolog, ahli anestesi khusus transplantasi, serta tenaga keperawatan terlatih, yang bekerja dalam sistem perawatan terpadu.
"Didukung oleh tim nefrologi dan urologi yang sangat kuat. Selain itu, kami juga merupakan salah satu rumah sakit swasta di Indonesia yang dapat melakukan transplantasi hati," katanya.
Ia bilang, Mandaya Royal Hospital Puri juga telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang operasi modern, unit perawatan intensif khusus transplantasi, teknologi penunjang mutakhir, serta prosedur keamanan yang mengikuti standar internasional.
"Mandaya juga memperluas kapasitas layanan onkologi melalui pengenalan kemoterapi HIPEC, sebuah metode terapi yang memberikan obat kemoterapi bersuhu hangat langsung ke dalam rongga perut," terangnya.
Baca juga: RS Mandaya Royal Puri dorong akses pengobatan inovatif atasi kanker
Menurutnya, HIPEC terbukti menjadi pendekatan efektif untuk menangani kanker usus besar dan kanker ovarium stadium lanjut yang telah menyebar ke rongga perut, karena dapat menghancurkan sisa sel kanker secara lebih optimal dengan efek samping yang lebih minim dibandingkan kemoterapi sistemik.
Di bidang kesehatan wanita, Mandaya Royal menghadirkan HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), yaitu teknologi non-invasif untuk penanganan miom atau kista rahim.
Metode ini, katanya, memanfaatkan gelombang ultrasound terfokus untuk menghilangkan miom tanpa pembedahan, sehingga organ rahim tidak perlu diangkat dan waktu pemulihannya lebih cepat.
"Tidak hanya menghadirkan layanan medis terbaru, Mandaya juga mengumumkan rencana ekspansi dengan membangun Mandaya Royal Hospital Antasari di Jakarta Selatan," ujarnya.
Baca juga: RS Mandaya Royal miliki terapi stem cell untuk atasi pengapuran sendi
Rumah sakit dengan 23 lantai yang terdiri dari 300 tempat tidur ini, dijadwalkan dibuka pada pertengahan tahun 2026 ini akan menjadi pusat layanan kesehatan modern dengan teknologi robotik mutakhir.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Mandaya Royal Hospital Puri semakin memperkokoh komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan yang inovatif dan bertaraf internasional bagi masyarakat Indonesia.
"Momentum ulang tahun ke-4 ini menjadi tonggak penting atas perjalanan Mandaya dalam menghadirkan pelayanan komprehensif sekaligus menjadi titik awal untuk terus berkembang dan menghadirkan terobosan-terobosan kesehatan di tahun-tahun mendatang," kata dia.
Baca juga: Kisah Chef Esach Rifky penyintas kanker kini jadi kolabolator menu sehat
