Tangerang (ANTARA) - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Tangerang, Provinsi Banten, dari 104 kelurahan diberikan pelatihan membuat video sebagai afiliator, karena memiliki potensi besar perekonomian di era digital saat ini.
"Harapannya, ilmu yang didapat anggota KIM dapat disebarluaskan, menjadikan mereka sebagai training of trainer (ToT) bagi masyarakat sekitarnya," kata Ketua tim pengembangan kemitraan komunikasi publik pada Diskominfo Kota Tangeran Fitri Yulia Firdaus di Puspemkot Tangerang, Rabu.
Fitri mengatakan, pelatihan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sebelumnya dilakukan dari mulai wawasan teori mengenai public speaking dan konsep afiliator hingga implementasi praktis hari ini.
“Saya berharap KIM yang ada di Kota Tangerang bisa tetap solid, selalu aktif untuk menyebarluaskan informasi dari pemerintah untuk masyarakat atau sebaliknya dari informasi dari masyarakat ke Pemerintah Kota Tangerang,” katanya.
Baca juga: Komdigi ajak KIM seluruh daerah dukung kampanye PP Tunas
Praktisi digital Pakhrozi Wilyanwar menambahkan para anggota KIM sebagian besar telah dapat menguasai keterampilan teknis dan mindset yang benar sebagai afiliator.
"Sesi praktik ini sangat krusial, karena dibagi dua sesi, kemarin fokus di teorinya saja. Di pertemuan kedua ini, kita bikin tentang praktik langsung. Saya inginnya teman-teman KIM di sini bisa langsung dari bikin konsep sampai upload video, sudah bisa semua," jelasnya.
Ia menjelaskan, keterampilan afiliasi ini memiliki potensi besar untuk membantu perekonomian masyarakat. Ia menekankan bahwa afiliasi digital merupakan solusi yang sangat relevan saat ini.
"Semoga teman-teman KIM yang mengikuti pelatihan ini bisa menyebarkan ke teman-teman KIM yang ada di rumah atau teman-teman pemuda. Jadi biar lebih bermanfaat dan semoga bisa membantu teman-teman yang lagi pada kesusahan untuk mencari pekerjaan," kata dia.
Baca juga: Komdigi sebut KIM miliki peran strategis tentukan arah ruang publik
