Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengecek pembangunan unit sekolah baru dan ruang kelas baru di wilayah Kabupaten Tangerang pada Senin (1/12).
Dia antara lain meninjau pembangunan gedung SMAN 33 Kabupaten Tangerang di Kelurahan Karet, Kecamatan Sepatan, yang telah memasuki tahap akhir.
"Pembangunan ini merupakan tindak lanjut usulan kelompok masyarakat dari paguyuban RW untuk memanfaatkan lahan milik Pemprov Banten. Saat ini progres fisik sudah mencapai 95 persen dan masuk tahap penyelesaian akhir," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah provinsi.
"Tinggal menunggu bangunan selesai, fasilitas siap dimasukkan. Semoga upaya ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Perluas akses pendidikan inklusif, Pemprov Banten bangun dua SKh baru
Ia menyampaikan bahwa SMAN 33 diproyeksikan sudah bisa menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2026–2027.
Gedung SMAN 33 Kabupaten Tangerang, menurut dia, disiapkan untuk menampung 12 rombongan belajar.
Setiap ruangan kelas di bangunan sekolah itu dirancang berkapasitas 36 siswa.
Gubernur juga meninjau pembangunan ruang kelas baru di SMAN 13 dan SMAN 24 Kabupaten Tangerang.
"Pembangunan ruang kelas baru tahun ini sudah hampir rampung, Insya Allah selesai dalam beberapa minggu ke depan," katanya.
Baca juga: Gubernur Andra Soni tekankan soliditas dan transformasi digital ASN
Gubernur mengatakan bahwa pembangunan fasilitas fisik harus disertai dengan peningkatan tata kelola, termasuk dalam pemeliharaan kebersihan fasilitas.
"Saya mewajibkan para kepala sekolah untuk memastikan fasilitas toilet selalu bersih dan berfungsi baik," katanya.
"Salah satu indikator penilaian kinerja adalah kebersihan toilet, karena dari situ terlihat bagaimana manajemen sekolah mengurus fasilitasnya," ia menambahkan.
Baca juga: Gubernur Banten canangkan Pulau Lima jadi ikon wisata bahari modern
