Serang (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Serang Banten tebar 2.000 ekor ikan nila merah di Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Sabtu sebagai wujud implementasi program ketahanan pangan di daerah tersebut.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko di Serang, Sabtu, mengatakan penebaran ikan ini merupakan bagian dari program kemandirian pangan yang konsisten dikembangkan kepolisian melalui budidaya sistem bioflok.
"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan sumber pangan berkualitas. Silakan para pemancing memanfaatkan ikan ini, bisa untuk konsumsi keluarga atau dibudidayakan kembali," ujar Condro.
Baca juga: Polres Serang latih ketua Satkamling untuk perkuat keamanan
Ia menjelaskan, ribuan ikan nila merah dengan ukuran besar, rata-rata dua hingga tiga ekor per kilogram tersebut, merupakan hasil panen dari kolam bioflok yang dikelola di halaman rumah dinas Kapolres.
Menurut Condro, program ketahanan pangan yang digulirkan Polres Serang tidak hanya sekadar seremonial, melainkan langkah berkelanjutan untuk menghidupkan aktivitas positif berbasis ekonomi dan lingkungan bagi warga Kabupaten Serang.
Selain aspek pangan, Kapolres juga menekankan pentingnya keberlanjutan ekosistem. Ia mengimbau masyarakat untuk menangkap ikan dengan cara yang bijak agar ketersediaan stok ikan di danau tetap terjaga.
"Yang penting jangan dijaring atau disetrum. Kita ingin danau ini tetap lestari dan kegiatan memancing bisa berlangsung berkelanjutan," tegasnya.
Baca juga: Inovasi pupuk binaan Polres Serang tampil di pameran nasional
Langkah Polres Serang ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu warga, Rudi (42), menilai inisiatif penebaran ikan tersebut sangat membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga sekaligus menjadi sarana rekreasi murah.
"Alhamdulillah, ini membantu sekali. Karena dari hasil mancing disini bisa untuk dibawa pulang," kata Rudi.
Sebelumnya, sebagai bentuk konsistensi dalam program ketahanan pangan, Polres Serang juga telah menebar 500 kilogram ikan lele hasil budidaya mandiri di lokasi yang sama. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan lokal.
Baca juga: Untuk ojol, Polres Serang hadirkan tiga fasilitas inovatif
