Serang, Banten (ANTARA) - Universitas Terbuka (UT) Serang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas manajemen Sentra Layanan UT (SALUT) di Provinsi Banten.
Kegiatan yang dihadiri oleh para Direktur dan Pengelola SALUT tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat strategi bersama dalam mencapai target jumlah mahasiswa baru.
Dengan mengusung tema Satu Langkah, Satu Arah: Membangun Layanan UT Serang yang Adaptif dan Inovatif, kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Tutorial, Kantor UT Serang.
Baca juga: Agung Sedayu Group berikan bantuan pendidikan bagi Mahasiswa UT Serang
Dalam sambutannya, Direktur UT Serang, Dr. Teguh Prakoso, S.Pd., M.Hum., menegaskan bahwa saat ini SALUT perlu memiliki wawasan dan keterampilan digital dalam kegiatan sosialisasi dan promosi.
Melalui kegiatan Rakorda itu, UT Serang mendorong untuk setiap SALUT dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada sehingga mampu memanfaatkannya dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif.
“Saat ini media sosial menjadi tren yang ada dalam masyarakat, dunia digital menjadi bagian dari keseharian masyarakat yang tidak terelakan. Untuk itu, saya harap SALUT di UT Serang mulai mengimbanginya dengan penggunaan media sosial dalam aktivitas marketing nya,” kata Dr. Teguh Prakoso.
Baca juga: Universitas Terbuka bawa semangat Hari Pahlawan pada wisuda 2025
Salah satu agenda utama dalam Rakorda tahun ini ialah penguatan digital marketing bagi SALUT. Untuk itu, UT Serang dalam hal itu turut mengundang, Direktur Pemasaran dan Kerjasama Universitas Terbuka, Ali Tarigan, S.E.
Dalam pemaparan materinya disampaikan data bahwa dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat saat ini.
Hal itu dapat terlihat dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 212 juta jiwa dimana 97,8 persen diantaranya merupakan pengguna media sosial.
Dengan angka tersebut digital marketing telah menjadi kebutuhan bagi kegiatan sosialisasi dan promosi saat ini. Tren yang ada di era digital perlu dipahami dengan baik oleh SALUT agar mampu menyesuaikan target marketnya.
Dengan bekal materi yang telah disampaikan secara langsung oleh Direktur DPKS tersebut, diharapkan setiap SALUT mampu mengembangkan pendekatan kegiatan marketing yang kekinian, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing.
Baca juga: UT komitmen perkuat tata kelola keuangan bidang kesehatan daerah
Selain pemaparan materi, kegiatan Rakorda juga menghadirkan sharing session mengenai implementasi digital marketing oleh SALUT Awwabin yang telah menjalankan digital marketing dalam kegiatan promosinya.
Dalam sesi itu, dijelaskan bagaimana inovasi layanan yang digunakan dengan menggunakan chatbot dan AI dalam membalas pesan bagi calon mahasiswa.
Diskusi tersebut menjadi wawasan baru bagi para Direktur dan Pengurus SALUT dalam memperkuat kualitas pelayanan, dan penggunaan teknologi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur UT Serang juga memberikan penghargaan bagi tiga SALUT terbaik yang berhasil mencapai target jumlah mahasiswa baru pada semester ganjil 2025/2026.
Baca juga: Universitas Terbuka dorong akuntabilitas lembaga sosial di Banten
Ketiga SALUT tersebut diantaranya SALUT Kota Tangerang, SALUT DGCN Tangerang, dan SALUT Serang.
Selain itu penghargaan juga diberikan kepada SALUT Awwabin sebagai SALUT Inspiratif, penghargaan diberikan atas praktik digital marketing yang telah dilakukan dan memberikan hasil pencapaian jumlah mahasiswa baru yang cukup baik.
Melalui penyelenggaraan Rakorda SALUT 2025, UT Serang menegaskan komitmennya terhadap transformasi layanan pendidikan yang inklusif dan berbasis teknologi.
Dengan demikian, diharapkan kegiatan Rakorda mampu menjadi wadah yang mampu menjadikan SALUT UT Serang semakin solid dan mampu menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan di era digital seperti saat ini.
Baca juga: Visi baru PAUD dari sinergi pesantren dan kekuatan komunitas
