Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang, Polda Banten menyelidiki temuan satu sosok mayat pria yang terbungkus plastik di samping Jembatan Tol Kampung Bunder, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo di Tangerang mengatakan, atas temuan jasad pria tanpa identitas ini telah dilakukan proses identifikasi untuk mengetahui apakah terkait dugaan kasus pembunuhan.
"Untuk jasad korban saat ditemukan warga belum bisa dikenali identitasnya. Dan saat ini kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.
Baca juga: Polisi Bandara Soetta bongkar modus penipuan berkedok rekrutmen pilot
Dia mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik dari jasad peria yang terbungkus plastik ini masih dalam kondisi utuh. Hanya saja, katanya, ada beberapa bagian tubuhnya mengalami luka.
"Untuk jelasnya mungkin nanti hasil penyelidikan. Karena kan kita masih menunggu hasil autopsi, biar nanti tidak salah memberikan keterangan juga," tuturnya.
Septa bilang, selain menemukan tanda luka pada tubuh korban tim penyidik juga menemukan sejumlah petunjuk lain yakni yakni dompet berisikan uang dan pakaian lengkap korban.
"Ya, ditemukan jasad itu berpakaian lengkap," ucapnya.
Baca juga: Polisi selidiki kasus dugaan perundungan siswa SMPN 19 Tangsel
Dia menerangkan, untuk fakta penemuan mayat ini bermula dari laporan warga ketika hendak berangkat ke ladang sekitar pukul 08.10 WIB, namun saat melintas di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) tercium bau busuk menyengat yang bersumber dari bungkusan plastik dengan dikerumuni lalat.
"Setelah saksi melihat langsung melaporkan ke Babinsa dan Binmas Bunder, kemudian berkoordinasi tim Inavis Polresta Tangerang," ujarnya.
Selanjutnya, tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad itu ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Balaraja untuk dilakukan proses otopsi.
"Mungkin besok kita akan memantau hasil autopsi dari tim medis," kata dia.
Baca juga: Cetak polisi humanis, Polda Banten gelar pelatihan HAM
