Serang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ahmad Hasanudin mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus Chikungunya dengan mengutamakan langkah-langkah pencegahan, terutama melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menghindari gigitan.
"Penyebabnya adalah virus, faktor pembawanya nyamuk," kata Ahmad Hasanudin di Serang, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa virus Chikungunya ditularkan oleh nyamuk, serupa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD). Faktornya bisa nyamuk Aedes aegypti yang sering berada di dalam rumah, atau Aedes albopictus yang lebih banyak ditemukan di luar rumah seperti kebun.
Baca juga: Dinkes Kota Serang tangani warga diduga terjangkit Chikungunya.
Karena belum ada vaksin, Hasanudin menekankan pencegahan terbaik adalah dengan mengendalikan nyamuk sebagai faktor pembawa.
"Pencegahnya kita harus kendalikan faktor tadi, nyamuk. Bagaimana caranya ya contoh 3M, ya kan, menguras, menutup, mengubur," ujarnya.
Langkah 3M Plus tersebut, lanjutnya, harus didukung dengan eliminasi sarang nyamuk dan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa tempat-tempat yang sering terlewat namun berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti tatakan dispenser, alas pot tanaman, tatakan kulkas, talang air, hingga tempat minum hewan peliharaan. Selain pemberantasan sarang, pencegahan gigitan nyamuk juga penting dilakukan.
"Gunakan aja baju lengan panjang kalau mau ke kebun. Bisa juga pakai losion anti nyamuk. Kemudian juga kalau tidur bisa juga pasang kelambu," jelasnya.
Baca juga: Dinkes Kota Tangerang imbau warga waspada potensi penyebaran chikungunya
Jika sudah terlanjur terkena gejala Chikungunya seperti demam tinggi (39 sampai 40 derajat celsius) dan nyeri sendi hebat, Hasanudin mengimbau masyarakat untuk melakukan penanganan awal.
"Untuk orang yang terkena itu ya harus minum banyak cairan supaya tidak terjadi dehidrasi. Kemudian juga istirahat cukup. Boleh minum obat penurunan panas," katanya.
Namun, ia menyarankan agar warga segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas jika kondisi dirasa mengkhawatirkan agar segera ditangani oleh tenaga kesehatan.
"Silahkan saja sih datang ke puskesmas. Artinya kalau mengkhawatirkan, kalau ke puskesmas sudah ditangani oleh tenaga kesehatan, lebih tenang nantinya," katanya.
Baca juga: Nyeri sendi di pergelangan tangan tanda gejala chikungunya
