Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan mengatasi banjir tidak hanya dengan memperbaiki infrastruktur, tapi juga harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah.
"Sosialisasikan kepada warga pentingnya memilah dan mengelola sampah rumah tangga dari sumbernya. Jangan sampai ada lagi sampah yang dibuang ke kali, sungai, atau saluran air. Ini tugas kita semua untuk menumbuhkan kesadaran bersama,” kata Wali Kota Sachrudin di Puspemkot Tangerang Senin.
Ia menuturkan hal ini sebagai respon intensitas curah hujan yang semakin tinggi di bulan November.
Baca juga: Drainase jalan menuju Bandara Soekarno Hatta dinormalisasi
Karena itu ia menginstruksikan seluruh jajaran camat, lurah, dan perangkat daerah terkait, untuk meningkatkan kewaspadaan serta aktif melakukan monitoring dan pengecekan drainase, saluran air, serta sarana-prasarana pencegah banjir di wilayah masing-masing.
"Kita harus mulai mengantisipasi sejak dini agar tidak timbul genangan yang menghambat aktivitas masyarakat. Karena itu, saya minta para camat dan lurah terus pantau kondisi saluran air dan drainase di wilayahnya. Jangan sampai ada yang tersumbat atau menghambat aliran air,” tegas Sachrudin.
Selain ajakan persuasif, Sachrudin, juga menegaskan perlunya penegakan aturan secara tegas terhadap pelanggaran yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
"Tindak tegas siapa pun yang dengan sengaja mencemari atau merusak lingkungan. Jangan ragu memberi teguran, peringatan, atau sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Kita ingin Kota Tangerang bersih dari segala bentuk pencemaran, baik air, udara, maupun sosial,” ujarnya.
Baca juga: Atasi banjir di Pinang, Pemkot Tangerang normalisasi drainase sekitar tol
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar menuturkan prakiraan cuaca sepekan ke depan masih didominasi oleh hujan dengan intensitas sedang hingga ringan, terutama pada awal hingga pertengahan pekan.
Pada hari Senin hingga Rabu hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kota Tangerang.
“Memasuki Kamis dan Jumat intensitas hujan diprediksi menurun menjadi hujan ringan. Sementara itu pada akhir pekan cuaca cenderung berawan dengan suhu udara relatif stabil,” ujarnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air, jalan licin, dan penurunan jarak pandang selama hujan berlangsung.
"Warga diharapkan dapat memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tetap bersih dan tidak tersumbat, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang," kata dia.
Baca juga: Pembangunan drainase di Larangan Kota Tangerang selesai Oktober
