Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengajak generasi muda untuk mengambil peran nyata sebagai penentu sejarah dan kemajuan bangsa di tengah perubahan zaman yang serba cepat.
Andra pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa, menekankan bahwa tantangan generasi muda masa kini memang berbeda dari masa perjuangan 1928, namun semangatnya tetap harus sama yakni keberanian, kejujuran, dan ketangguhan.
“Tugas pemuda saat ini berbeda, bukan lagi mengangkat bambu runcing, melainkan mengangkat ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangat perjuangan tetap menjadi nilai yang harus diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Andra Soni.
Baca juga: Ini logo peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 berikut maknanya
Ia mengingatkan bahwa sejarah bangsa dibangun oleh keberanian pemuda yang bersatu untuk menghapus perbedaan dan memperjuangkan kemerdekaan. Semangat itu, katanya, kini harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, inovasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Pemuda yang patriotik, gigih, dan memiliki empati nyata akan menjadi kekuatan utama dalam membangun kemajuan bangsa. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” tegas Andra.
Gubernur menekankan pentingnya optimisme dan rasa percaya diri di kalangan anak muda. Ia menilai bahwa kekuatan bangsa di masa depan sangat bergantung pada kemampuan pemudanya untuk beradaptasi dan berinovasi di tengah perubahan global.
“Jangan takut bermimpi besar, jangan gentar menghadapi kegagalan. Indonesia butuh generasi yang tangguh dan berani mengambil keputusan,” katanya.
Baca juga: Ini tantangan yang dihadapi pemuda masa kini menurut Fadli Zon
Dalam peringatan itu, Pemprov Banten memberikan penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Di antaranya Zilli Lazuardi Hamada, peraih emas Kejuaraan Taekwondo Gwangju Open Internasional 2025; Maula Sa’ya, juara tunggal putri U-14 Asian Championship 2025 di Malaysia; serta Dian Turi, Pemuda Pelopor Desa Tingkat Nasional 2025.
Penghargaan juga diberikan kepada Persikota sebagai runner-up Piala Suratin 2025, Sangga Pendobrak dari kontingen Kemah Archipelago PPBK Nasional, SMAN 1 Kota Serang sebagai juara 2 LTUB Nasional 2025, serta Muhammad Lazuardi Naftali yang berprestasi di ajang PPAP 2025.
Momentum Hari Sumpah Pemuda di Banten tahun ini menjadi pengingat bahwa generasi muda bukan sekadar penerus bangsa, tetapi pelopor kemajuan yang menentukan arah masa depan Indonesia.
Baca juga: Bupati Tangerang ajak pemuda perkuat semangat persatuan bangsa
