Cilegon (ANTARA) - Sebanyak 4.000 paguron pencak silat dari berbagai daerah ditargetkan hadir untuk memeriahkan ajang tahunan Golok Day 2025 di Kota Cilegon, Provinsi Banten, yang akan digelar pada 15 November mendatang.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Cilegon Eva Warni di Cilegon, Senin, mengatakan pihaknya memastikan agenda yang sempat vakum selama dua tahun ini akan kembali dilaksanakan, bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI).
"Kami menargetkan akan dihadiri sebanyak 4.000-an paguron pencak silat dari berbagai daerah ya," kata Eva Warni.
Baca juga: Pemkab Serang beri bantuan alat musik tradisional pada paguron
Ia menegaskan bahwa gelaran ini akan tetap berjalan, meskipun di tengah efisiensi anggaran, serta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp300 juta.
Anggaran tersebut, lanjutnya, akan didukung oleh dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diperoleh melalui IPSI.
Selain atraksi pencak silat dari ribuan paguron, kata dia, Golok Day 2025 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan untuk memamerkan warisan budaya lokal tersebut.
Eva merinci rangkaian acara akan meliputi pameran golok raksasa seberat satu ton, pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), lomba pencak silat, serta Lomba Kampung Pendekar.
"Nanti akan ada juga lomba pencak silat, lomba Kampung Pendekar yang memamerkan golok (sebagai warisan budaya lokal). Ada juga Golok Day Award bagi tokoh berpengaruh," kata Eva Warni.
Baca juga: Ketua DPD RI Dipercaya Jadi Pembina Paguron Jalak Banten Nusantara
