Tangerang (ANTARA) - Dinas Sosial Kota Tangerang, Banten menyerahkan bantuan alat bantu kaki palsu sebanyak 10 unit serta alat bantu pendengaran sebanyak 40 unit kepada masyarakat difabel.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani di Tangerang, Rabu mengatakan penyerahan bantuan alat bantu ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan memfasilitasi kemudahan mobilitas para difabel untuk beraktivitas sehari-hari.
”Kami menyerahkan bantuan alat bantu ini sebagai komitmen nyata dalam mendukung program rehabilitasi sosial dan mewujudkan inklusivitas di Kota Tangerang," katanya.
Baca juga: RSUD Kota Tangerang sediakan layanan alat bantu kaki bengkok
Sebelum diserahkan bantuan, Dinas Sosial melakukan pemeriksaan dan pengukuran untuk bisa dimanfaatkan dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
"Kita sesuaikan dengan kondisi setiap penerima agar bisa menunjang aktivitasnya sehari - hari," katanya.
Salah satu penerima manfaat asal Karang Tengah, Andreas Utomo menyampaikan kebahagiannya setelah terpilih mendapatkan bantuan alat bantu yang sudah lama dibutuhkannya.
Baca juga: Dinsos Kota Tangerang beri alat bantu 100 disabilitas hingga lansia
Ia menilai, bantuan yang diserahkan membawa harapan hidup baru baginya untuk bisa beraktivitas normal bahkan bisa kembali bekerja setelah berbulan-bulan harus menganggur pascaoperasi amputasi salah satu kakinya.
”Saya sangat senang bisa mendapatkan bantuan kaki palsu ini, jadi tidak sabar bisa kembali beraktivitas normal dan membantu keluarga di tengah keterbatasan diri sebagai penyandang disabilitas. Di sisi lain, bantuan ini sangat membantu saya yang memang mempunyai keterbatasan ekonomi untuk bisa punya kaki palsu selama ini,” tambah Andreas.
Sementara itu, Nina asal Ciledug mewakili anaknya yang menerima bantuan alat bantu pendengaran mengucapkan terima kasih atas bantuan dan yang telah diberikan. Bantuan ini diharapkan dapat terus berjalan dengan menyasar lebih banyak masyarakat.
Baca juga: Dinsos Kota Tangerang sediakan bimbingan konseling masalah sosial
