Jakarta (ANTARA) - Di tengah pesatnya pembangunan kawasan modern Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), kebutuhan akan pasokan energi listrik yang andal dan berkelanjutan menjadi semakin penting, menjawab tantangan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui PLN UP3 Teluknaga menggelar Customer Gathering.
Kegiatan yang bertema “Powering the Future: Sustainable Energy, Collaboration, and Business Excellence”, tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung pembangunan kawasan dan ekosistem bisnis masa depan.
Acara yang dihadiri oleh para pelaku usaha, pengembang, dan mitra strategis tersebut menjadi ajang dialog terbuka antara PLN dan pelanggan besar untuk memperkuat sinergi menuju masa depan energi yang bersih, andal, dan berdaya saing tinggi.
Melalui kegiatan itu, PLN UID Banten menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan yang berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan kawasan strategis di wilayah Banten dan sekitarnya.
Baca juga: Sambut HLN, PLN nyalakan warga prasejahtera di berbagai daerah
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa kerja sama antara PLN UID Banten dan PIK2 menjadi langkah penting dalam memastikan ketersediaan energi yang andal bagi kawasan strategis yang tengah tumbuh pesat.
“PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif berkontribusi dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah dan pengembangan kawasan strategis. Melalui kolaborasi dengan PIK2, kami berupaya memastikan infrastruktur kelistrikan yang efisien, modern, dan ramah lingkungan untuk menopang pertumbuhan kawasan yang berkelanjutan,” ujar Joharifin.
Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut sekaligus memperkuat posisi PLN sebagai mitra strategis bagi dunia usaha dan pengembang kawasan modern.
“Dengan semangat inovasi dan pelayanan prima, kami terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tambahnya.
Baca juga: Negara hadir, pemerintah targetkan 1.285 desa terang di 2025
Senada dengan itu, Presiden Direktur Agung Sedayu Group (ASG), Nono Sampono, mengapresiasi langkah proaktif PLN UID Banten dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi langkah PLN UID Banten dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan yang mendukung kawasan PIK2. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus mendukung target transisi energi nasional,” kata Nono.
Sebagai bentuk komitmen bersama, PLN UID Banten dan PIK2 menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup sejumlah proyek strategis, di antaranya seperti:
Baca juga: HLN ke 80, tambah daya listrik kembali diskon 50 persen
1. Pembangunan Gardu Induk PIK2 Millennial untuk memperkuat keandalan pasokan listrik kawasan.
2. Penyediaan tenaga listrik bagi Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2 sebagai pusat pertemuan dan pameran berskala internasional.
3. Pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center Aloha PIK2 guna mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Manager PLN UP3 Teluknaga, Muhammad Wardi Hadi, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan kawasan dengan layanan yang semakin andal.
Baca juga: Pada 2025, Pemkot Tangerang angkat 5.591 PPPK paruh waktu
“Kami memastikan keandalan pasokan listrik yang terus ditingkatkan seiring pesatnya perkembangan kawasan ini. PLN UP3 Teluknaga berkomitmen memberikan layanan terbaik agar setiap rencana pembangunan dan pengembangan kawasan berjalan lancar,” ujar Wardi.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan itu juga diisi dengan forum bisnis yang menghadirkan berbagai pihak, seperti Markplus Institute melalui seminar “Transforming Ownership into Action”, PT Electricity Services dengan topik “Kelistrikan yang Ekstensif, Tepat, dan Andal”, serta PT ICON+ yang memperkenalkan Smart Connectivity Solutions sebagai dukungan terhadap digitalisasi infrastruktur kelistrikan.
Forum tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan dan peluang kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat daya saing kawasan modern berbasis energi bersih dan teknologi cerdas.
Baca juga: Pemkot Tangerang-Poltekkes Jakarta kerja sama penanganan stunting
