Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni meminta perbaikan sarana pendidikan usai plafon salah satu ruang kelas di SMAN 14 Kota Tangerang runtuh akibat hujan deras dan angin kencang pada 22 September lalu.

Andra menegaskan pentingnya percepatan fasilitas pendidikan, dan menyebut kerusakan plafon berdampak langsung pada kelancaran belajar siswa, saat meninjau lokasi tersebut.

“Justru itu, pasti terganggu karena ada satu ruangan yang tidak bisa dipakai. Jadi saya minta segera diperbaiki sesuai harapan kepala sekolah,” kata dia dalam keterangannya di Kota Serang, Kamis.

Baca juga: DPMPTSP Kota Tangerang imbau pelaku usaha hindari sanksi terkait LKPM

Ia menjelaskan usia bangunan sekolah yang sudah lama membuat kebutuhan perbaikan menjadi mendesak.

“Mengingat usia sekolah, harapannya semua kelas bisa diperbaiki. Namun secara bertahap, pada perubahan anggaran ini ada lima lokal atau lima ruangan yang akan diperbaiki. Insya Allah mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” ujar gubernur.

Menurut Andra, perawatan sebenarnya sudah dilakukan, namun kondisi cuaca ekstrem memperburuk keadaan. “Alhamdulillah, kalau perawatan ada, tapi mungkin karena kemarin ada puting beliung atau angin kencang sehingga ada yang ambruk,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Tangerang: TJSL investasi sosial bawa manfaat jangka panjang

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Lukman menambahkan plafon satu ruang kelas dan satu gudang di sekolah tersebut runtuh. “Insya Allah pada 2026 akan kita rehabilitasi, tetapi di perubahan anggaran tahun ini akan kita inventarisasi untuk segera ditangani,” jelasnya.

Kondisi itu memaksa sekolah melakukan penyesuaian. Yasmin, siswi kelas XII, mengatakan pembelajaran sempat terhenti sehari.

“Setelah kejadian, pembelajaran terhenti sehari. Lalu kami belajar di lorong, dan sekarang kelas XII B dipindahkan ke laboratorium biologi. Harapannya cepat diperbaiki karena pembelajaran jadi terhambat,” ujarnya.

SMAN 14 Kota Tangerang dibangun pada 2007 oleh Pemerintah Kota Tangerang. Usia bangunan yang relatif tua ditambah cuaca ekstrem dinilai menjadi penyebab utama kerusakan plafon.

Dengan langkah perbaikan segera, pemerintah daerah berharap kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Baca juga: 23.276 pelanggan Perumda TKR beralih layanan ke Perumda Kota Tangerang.



Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026