Tangerang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Banten menyatakan layanan pemangkasan pohon di pemukiman warga tidak dipungut biaya atau gratis dan memberikan keamanan dari potensi tumbang saat angin kencang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan di Tangerang Senin mengatakan masyarakat yang ingin melakukan pemangkasan pohon bisa mengajukan melalui Aplikasi Tangerang Live pada menu LAKSA dengan memasukkan kronologi, alamat lengkap, foto laporan dan lokasi kejadian atau WhatsApp ke nomor 0811-1500-152.

Selain itu, pelaporan juga dapat dilakukan dengan mengirim pesan langsung (DM) ke akun Instagram resmi @tamankita.tng atau melalui surat resmi yang ditujukan kepada Disbudpar Kota Tangerang.

"Kami mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi pohon yang terlalu rimbun atau berpotensi tumbang di lingkungan masing-masing," kata Boyke.

Baca juga: Dampak hujan lebat, BPBD Tangerang catat 21 pohon tumbang

Ia juga menambahkan layanan pemangkasan pohon merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam menjamin keselamatan serta kenyamanan warga.

"Kami menyadari, pohon yang rimbun selain dapat mengganggu estetika dan jaringan listrik, juga memiliki risiko tumbang, apalagi pada saat hujan deras yang disertai angin kencang," katanya.

Bagi masyarakat yang melihat pohon sangat rimbun ataupun berpotensi tumbang, diimbau untuk segera melaporkannya melalui salah satu dari tiga kanal yang telah disiapkan. 

"Tim kami akan segera menindaklanjuti dengan melakukan survei dan pemangkasan yang dibutuhkan," katanya.

Baca juga: InJourney tanam 1 juta pohon untuk dukung penghijauan

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan hujan disertai angin kencang yang terjadi pada akhir awal pekan ini telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menutup akses jalan.

Maka itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan dan angin kencang demi keselamatan. Pasalnya pekan ini potensi hujan dan angin kencang masih terjadi sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan membawa perlengkapan kebutuhan seperti payung dan jasa hujan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB tanam 100 pohon endemik di Kehati Kiara Payung



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026