Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mendukung wacana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) tersendiri di tanah Jawara untuk memperkuat pertahanan sekaligus membuka ruang pengabdian lebih luas bagi putra daerah.

“Untuk memperkuat pertahanan di Provinsi Banten, ke depan mungkin saja Banten ini akan mempunyai Pangdam tersendiri, tidak lagi menginduk ke Pangdam Siliwangi,” kata Andra Soni di Serang, Selasa.

Menurut dia, banyak perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang berasal dari Banten dan kini menduduki jabatan strategis. Beberapa di antaranya yakni Kolonel Inf Catur Sutoyo yang menjabat Aspers Kasdam III/Siliwangi serta Mayjen TNI Kosasih yang saat ini Pangdam III/Siliwangi.

“Kita itu banyak tokoh asli Banten yang sekarang mempunyai posisi strategis di TNI AD. Sehingga, dipastikan kita tidak kekurangan putra asli daerah,” ujarnya.

Baca juga: Markas enam kodam baru dalam pembangunan, selesai akhir 2025

Andra Soni menambahkan, sinergisitas antara pemerintah daerah dan TNI dibutuhkan untuk mengantisipasi tantangan strategis, termasuk isu keamanan kawasan Selat Sunda dan jalur logistik nasional yang melewati Banten.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan Komandan Grup 1 Kopassus Brigjen TNI Raden Nashrul Fathurrohman. Pertemuan berlangsung akrab karena Raden Nashrul merupakan putra asli Banten dengan ayah dari Menes dan ibu dari Panimbang, Pandeglang.

Brigjen TNI Raden Nashrul mengaku jabatan yang kini diembannya bukan hanya soal pengabdian kepada negara, melainkan juga tanah kelahirannya. “Orang tua saya keduanya asli dari Pandeglang, meskipun saya lahirnya di Bandung. Tapi masa kecil saya sempat dihabiskan di Pandeglang,” katanya.

Ia menekankan pentingnya sinergisitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan di daerah.

“Tentu Pemda adalah mitra strategis kami dalam menyukseskan berbagai program yang akan dijalankan,” ujar Raden Nashrul.

Baca juga: Gubernur Banten: Perlu sinergi Pemda-TNI dalam percepatan pembangunan



Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026