Serang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Serang Ajun Komisaris Besar Polisi Condro Sasongko secara khusus mengimbau emak-emak untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah anak-anak mereka tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berisiko.
Imbauan tersebut menjadi pesan utama yang disampaikan Kapolres dalam program silaturahmi "Ngariung Iman Ngariung Aman" yang digelar bersama warga di Balai Latihan Keterampilan Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Rabu.
"Kami meminta emak-emak untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan risiko bagi keselamatan mereka," ujar Kapolres.
Baca juga: 25 demonstran di Serang luka, satu mahasiswa jadi tersangka
Menurutnya, langkah preventif ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga keselamatan generasi muda dari berbagai potensi bahaya di tengah dinamika sosial.
Selain isu unjuk rasa, Kapolres juga menyoroti bahaya kenakalan remaja lainnya, seperti konsumsi minuman keras, narkoba, dan perjudian.
"Peran orang tua lebih dibutuhkan untuk menghindarkan anak-anak terjerumus. Perhatikan penampilan anak, waktu pulang sekolah, dan awasi jika anak keluar malam dengan alasan yang tidak jelas," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Condro juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tegal Maja yang telah menjaga kerukunan dan mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Kegiatan yang bertujuan menyerap aspirasi warga ini diakhiri dengan pembagian 40 bingkisan sembako serta 10 hadiah untuk masyarakat yang hadir.
Baca juga: Kapolda Banten sebut mayoritas pendemo yang diamankan pelajar
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.