Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyesalkan kasus dugaan kekerasan terhadap dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang dilakukan oleh oknum keluarga pasien.

"Kami sangat menyesalkan dan akan mendampingi proses hukum yang diajukan oleh dokter yang mengalami tindakan kekerasan," kata Wamenkes Dante di Tangerang, Kamis.

Ia mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan atas kasus yang dialami oleh tenaga kesehatan itu Kementerian Kesihatan telah mengirimkan tim untuk membantu proses aduan hukum yang akan dijalani.

"Kementerian Kesehatan prihatin. Dan kita sudah mengirimkan tim ke Sekayu untuk mendampingi dokter tersebut," ujarnya.

Baca juga: Komnas PA Banten desak pemerintah tangani lonjakan kekerasan pada anak

Dante bilang, keselamatan dan keamanan tenaga kesehatan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, di mana tenaga kesehatan dan tenaga medis berhak mendapatkan perlindungan hukum dalam menjalankan tugasnya.

"Kementerian Kesehatan menjamin secara maksimal seluruh tenaga kesehatan, nakes maupun tenaga medis untuk bisa bekerja secara maksimal tanpa kekerasan," terangnya.

Menurut dia, dokter yang bertugas menjalankan tugasnya berdasarkan standar profesi, prosedur operasional baku, dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku di masing-masing fasilitas kesehatan.

Baca juga: Wamenkes sebut Indonesia peringkat tiga kasus kusta di dunia

"Kalau masyarakat tidak puas dengan pelayanan dokter ada salurannya di rumah sakit. Tapi tidak dengan kekerasan," tuturnya.

Ia berharap kasus kekerasan terhadap dokter tidak terjadi lagi di fasilitas kesehatan di Indonesia. Semua pihak harus menciptakan lingkungan pelayanan yang aman, bermartabat, dan saling menghormati.

Sebelumnya viral video seorang dokter di RSUD Sekayu, dr Syahpri Putra Wangsa, SpPD mengalami kekerasan dan intimidasi dari keluarga pasien yang memaksanya membuka masker di hadapan pasien yang sedang terbaring di ruang perawatan.

Baca juga: Kemenkes gencarkan eliminasi kusta di 111 kabupaten/kota



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026