Serang (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten meraih dua penghargaan nasional atas reformasi digital dan pembinaan kinerja dalam ajang Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen (Rakor Dukman) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2025 di Jakarta, Rabu.
Penghargaan pertama diraih dalam kategori Pengelolaan Administrasi Persuratan Tingkat Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi melalui Aplikasi SRIKANDI.
Kepala Kanwil Imigrasi Banten Felucia Sengky Ratna dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu mengatakan pihaknya meraih peringkat ketiga atas efektivitasnya menerapkan sistem administrasi surat-menyurat elektronik yang efisien dan terintegrasi, sejalan dengan inisiatif paperless government.
“Aplikasi SRIKANDI kami terapkan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dokumen,” ujar Kepala Kanwil Imigrasi Banten Felucia Sengky Ratna.
Baca juga: Petugas Imigrasi tangkap WNA Iran diduga curi uang di konter E-Toll
Menurutnya, capaian ini mencerminkan kesiapan Kanwil Banten dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Penghargaan kedua diberikan kepada Kanwil Banten sebagai Kanwil Pembina Satuan Kerja dengan Capaian Rencana Aksi Tahunan Reformasi Birokrasi Tahun 2025 Paling Optimal.
Kanwil dinilai berhasil membina satuan kerja di bawahnya untuk memenuhi target reformasi birokrasi dalam waktu singkat.
Penilaian didasarkan pada indikator seperti peningkatan kualitas layanan publik, efisiensi anggaran, dan penguatan budaya kerja yang profesional dan berintegritas. “Ini buah dari dedikasi luar biasa dan semangat kolaborasi seluruh jajaran,” ujar Felucia.
Ia menyebut keberhasilan ini bukan titik akhir, melainkan awal akselerasi peningkatan mutu pelayanan. “Kami akan terus menegaskan posisi Kanwil Banten sebagai pionir reformasi birokrasi di lingkungan Ditjen Imigrasi,” ujar dia.
Felucia yang baru menjabat dalam beberapa bulan terakhir dianggap membawa kepemimpinan transformatif di tubuh Kanwil. Capaian ini diharapkan dapat menjadi model dan inspirasi bagi Kanwil lainnya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis inovasi dan integritas.
Baca juga: Imigrasi Bandara Soetta gagalkan keberangkatan 98 PMI ke negara konflik
Pewarta: Devi Nindy Sari RamadhanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026