Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bekerja sama dengan Perum Bulog dan PT Pos Indonesia sebagai mitra distribusi melakukan penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 20 kilogram kepada 66.245 keluarga atau penerima bantuan pangan (PBP).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun di Tangerang, Banten Sabtu mengatakan bantuan sosial ini berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan dilakukan penyaluran mulai 18 - 25 Juli 2025.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi warga kurang mampu.
"Bantuan ini diberikan kepada PBP yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta keluarga yang masuk dalam kategori rentan miskin," katanya.
Baca juga: Baznas Tangerang salurkan bansos ke 600 mustahik untuk atasi stunting
Ia menyampaikan, bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
"Semoga beras yang disalurkan bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat,” ucapnya.
Setiap PBP akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram yang diberikan secara gratis. Seluruh proses distribusi dipantau langsung oleh petugas di lapangan untuk memastikan akurasi dan ketepatan data penerima.
"Diharapkan, dengan adanya bansos beras ini, angka kerentanan sosial dan gizi buruk di Kota Tangerang dapat ditekan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat pada semester kedua tahun 2025," katanya.
Baca juga: MUI Lebak apresiasi pemerintah coret penerima bansos terlibat judi online
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.