Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang menerjunkan Satgas Kurban untuk melakukan pembinaan dan pengawasan agar kegiatan pemotongan hewan kurban berjalan lancar mengingat partisipasi masyarakat berkurban sangat besar.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang Jumat mengatakan berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan pada tahun 2024, ada sebanyak 22.452 ekor hewan kurban.
“Tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang mengambil langkah-langkah pengawasan dan pembinaan agar ibadah ini berjalan tertib, khusyuk, dan tepat sasaran,” kata Maryono Hasan.
Baca juga: Pemkot libatkan polisi bina pedagang soal mobilitas angkutan hewan
Ia pun mengimbau kepada pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) dan satgas agar bisa melakukan pemotongan sesuai syariat dan pendistribusian secara merata karena partisipasi masyarakat berkurban sangat besar.
Pemerintah Kota Tangerang, katanya, juga sudah memberikan sosialisasi mengenai tata laksana pemotongan hewan kurban bagi para pengurus DKM dan satgas kurban.
Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan pelaksanaan ibadah kurban yang aman, sesuai syariat, serta memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan.
"Dari kegiatan sosialisasi itu, para panitia kurban dapat melaksanakan proses penyembelihan dan penyaluran daging kurban secara benar dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menjelaskan berbagai persiapan menjelang Iduladha. Mulai dari pengawasan lalu lintas ternak bekerja sama dengan pihak kepolisian, pemeriksaan dokumen kelengkapan seperti sertifikat dan surat keterangan kesehatan hewan, hingga inspeksi langsung ke lapak penjualan hewan kurban.
“Selain itu, kami juga menyediakan layanan kesehatan hewan kurban secara gratis untuk memastikan hewan yang disembelih memenuhi standar kesehatan dan kelayakan,” ujarnya.
Baca juga: Kementerian Agama umumkan Idul Adha jatuh pada Jumat 6 Juni 2025
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026