Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Provinsi Banten, Sachrudin mengatakan kemudahan perizinan dan stabilitas wilayah menjadi faktor penting hingga realisasi investasi tahun 2024 melampaui target dari Rp14,31 triliun menjadi Rp14,51 triliun.

“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kepercayaan dari para investor, kita berhasil melampaui target investasi di tahun 2024. Ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Tangerang masih menjadi magnet bagi para pelaku usaha,” kata Wali Kota Sachrudin saat membuka kegiatan coaching clinic bimbingan teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa.

Wali Kota menambahkan pendukung lainnya adalah infrastruktur yang memadai sehingga Kota Tangerang menjadi daya tarik berinvestasi bagi para investor di Indonesia.

“Target tahun ini sudah ditentukan. Semangat kita adalah menyamakan persepsi dalam pelaporan LKPM, agar data yang disampaikan valid dan mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Tangerang bentuk satgas kondusifitas investasi gandeng polisi-TNI

Melalui kegiatan Bimtek LKPM ini, lanjut wali kota, diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada para pelaku usaha mengenai pentingnya pelaporan investasi yang rutin dan akurat.

Hal ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang transparan, terpercaya, dan menjadi landasan bagi kebijakan pemerintah.

“Kota Tangerang membuka ruang selebar-lebarnya untuk investasi. Ayo berinvestasi di Kota Tangerang dan mari kita lanjutkan kolaborasi ini untuk mewujudkan Kota Tangerang yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Tangerang pastikan keamanan pedagang-pembeli di Pasar Anyar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Suggiharto Achmad Bagdja mengatakan realisasi investasi pada triwulan pertama sebesar Rp4,4 triliun dari target tahun 2025 Rp15,11 triliun yang bersumber dari penanaman modal asing (PMA) 60 persen dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) 40 persen.

Adapun lima negara dengan investasi besar di Kota Tangerang pada triwulan pertama yakni Singapura, Tiongkok, Malaysia, Jerman, Korea Selatan.

Terkait peluang investasi di triwulan kedua, Suggiharto mengatakan peluangnya sangat besar dan optimistis bisa memenuhi target yang dicanangkan. Apalagi dengan adanya Satgas yang dibentuk dalam memberikan keamanan.

"Peluang capaian di triwulan kedua, kami sangat optimistis bisa sebab kepolisian dan TNI siap memberikan jaminan keamanan yang selama ini jadi harapan pelaku usaha," ujarnya.

Baca juga: 120 pelajar Kota Tangerang dikukuhkan jadi kader pangan aman sehat



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026