Minggu, 22 Oktober 2017

Alfamart Selenggarakan Pelatihan Manajemen Ritel Di Pandeglang

id Pelatihan Alfamart
Alfamart Selenggarakan Pelatihan Manajemen Ritel Di Pandeglang
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan ESDM Kabupaten Pandeglang Saiful Arief berfoto bersama peserta pelatihan manajemen ritel bagi pedagang dan UMKM di wilayah tersebut beserta perwakilan manajemen Alfamart, Kamis (20/7/2017). (Antara Foto/ Arsip)
Materi yang disampaikan dalam pelatihan manajemen ritel modern ini antara lain, tentang manajemen penataan barang, pengaturan persediaan barang, manajemen keuangan (cash flow), serta tips mengamati tren pasar terkait produk yang sedang diminati.
Pandeglang (Antara News) - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (selaku pengelola Alfamart dan Alfamidi) menyelenggarakan program pelatihan manajemen ritel kepada puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Pandeglang tepatnya di Toko Alfamart Labuan Km 1.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan ESDM Kabupaten Pandeglang Saiful Arief yang hadir dalam kegiatan tersebut, Kamis, berpesan agar para pedagang warung tradisional memiliki keinginan kuat untuk menjadikan usahanya terus berkembang.

"Pemerintah akan mendukung aksi perusahaan swasta dalam mengakomodasi pedagang tradisional untuk lebih berkembang. Namun yang terpenting adalah kesadaran dan keinginan pelaku usaha." ujarnya.

"Sinergi yang baik diharapkan dapat memberi dampak positif bagi berbagai pihak. Baik pedagang tradisional maupun toko modern, keduanya bisa sama-sama berkembang dan berkontribusi positif pada perekonomian bangsa," kata dia menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Branch Manager Alfamart Serang Ikwan Ngabdi Rahardjo menyampaikan, pelatihan yang melibatkan para pelaku UMKM ini digelar secara rutin setiap tahun dan di setiap wilayah yang memiliki jaringan toko Alfamart.

"Tujuannya, mengajak para UMKM khususnya yang juga memiliki bisnis ritel untuk memahami manajemen ritel modern. Ritel tradisional dan ritel modern sudah saatnya tumbuh berdampingan. Keduanya harus
bersinergi," katanya.

Bentuk sinergi yang dilakukan Alfamart dengan peritel tradisional meliputi program Outlet Binaan Alfamart (OBA). Program tersebut dijalankan dalam dua bentuk. Pertama, memberi pelatihan manajemen
ritel. Kedua, menyediakan layanan pesan antar barang dagangan dengan harga khusus bagi member pedagang OBA. Selain itu, juga ada bedah warung yang dijalankan bagi member terpilih.

"Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil. Pedagang ritel tradisional perlu dibekali dengan ilmu manajemen ritel
modern agar memiliki daya saing," ungkap dia.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan manajemen ritel modern ini antara lain, tentang manajemen penataan barang, pengaturan persediaan barang, manajemen keuangan (cash flow), serta tips mengamati tren
pasar terkait produk yang sedang diminati.

Salah seorang peserta, Fendi mengatakan, cukup besar memanfaatnya setelah bergabung jadi member OBA karena selain menghemat pengeluaran membeli barang juga omzet penjualan pun mengalami peningkatan signifikan.

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga