Minggu, 22 Oktober 2017

Menteri BUMN Berharap Dermaga Pelabuhan Merak Ditambah

id Pelabuhan Merak
Menteri BUMN Berharap Dermaga Pelabuhan Merak Ditambah
Pemudik dengan mobil pribadi antre menuju kapal "Roll on-Roll off" (RoRo) untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (23/6). Pada H-2 Lebaran Pelabuhan Merak dipadati para pemudik baik yang menggunakan sepeda motor, bus, maupun mobil pribadi. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama/17)
Tahun depan diharapkan tambah dermaga
Merak (Antara News) - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengharapkan pada tahun depan pemerintah dapat menambah dermaga di Pelabuhan Merak, Banten, agar arus kendaraan dan pemudik Lebaran lebih lancar.

"Kami berharap tahun depan menambah dermaga lagi untuk kelancaran arus mudik lebaran," kata Menteri BUMN Rini M Soemarno ketika memantau arus mudik di Pelabuhan Merak, Sabtu.

Selama ini, arus mudik lebaran di Pelabuhan Merak berjalan baik setelah beroperasi Dermaga VI khusus sepeda motor, tetapi pihaknya berharap tahun 2018 bisa terwujud penambahan dermaga.

Dengan penambahan dermaga diharapkan pemudik merasa lebih nyaman dan antrean kendaraan tidak terlalu panjang.

Saat ini, enam dermaga sudah baik dan pemudik tertib ketika naik ke kapal yang bersandar di Pelabuhan Merak.

"Melalui enam dermaga itu masyarakat cukup baik karena penyeberangan berjalan lancar dan tertib," katanya.

Berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak pada H-3 Lebaran, atau Kamis hingga Jumat (22-23/6) pukul 08.00 WIB, penumpang yang menyeberang mencapai 173.775 orang atau naik 23,5 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebanyak 140.684 orang.

Dari total penumpang yang menyeberang 173.775 orang, pejalan kaki sebanyak 31.804 orang, atau naik 25,9 persendibandingkan tahun lalu 24.699 orang dan penumpang di dalam kendaraan 142.691 orang atau naik 23% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebanyak 115.981 orang.

Sedangkan, jumlah sepeda motor mencapai 21.263 unit, atau naik 53,8 peren dibandingkan dengan tahun lalu 13.827 unit, roda empat (kendaraan kecil) sebanyak 16.951 unit atau naik 15,1 persen dibandingkan dengan tahun lalu 14.727 unit.

Selain itu juga jumlah bus 686 unit atau naik 7,4 persen dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 639 unit, truk 470 unit atau naik 4,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 449 unit, dan jumlah kendaraan roda 4 lebih 18.107 unit atau naik 14,5 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 15.815 unit.

Karena itu, jumlah total kendaraan yang menyeberang mencapai 39.370 unit atau naik 32,8 persen dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 29.642 unit.

Kedatangan Menteri BUMN juga disambut, antara lain oleh Direktur Utama PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi, Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigadir Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga