Tangerang (Antara News) - Sebanyak 1.642 guru ngaji di Kota Tangerang, Banten, telah dilakukan sertifikasi.
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin di Tangerang, Senin, mengatakan, sertifikasi guru ngaji merupakan program Pemerintah Kota Tangerang untuk mencerdaskan masyarakatnya. Ia berharap dengan adanya sertifikasi ini kualitas pendidik khususnya guru ngaji dapat meningkat. Sehingga secara tidak langsung kualitas muridnya pun akan ikut meningkat.
"Kalau pemberi wawasannya yakni guru ngaji kita tambah wawasannya, pasti yang akan diberikan wawasannya kepada murid juga dalam meningkatkan kecerdasannya," katanya.
Sachrudin juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh guru ngaji yang mayoritas sudah berusia.
Oleh karena itu, dirinya meminta kepada pemuda di Kota Tangerang untuk ikut berpartisipasi melalui kegiatan lainnya.
Banyak program yang digulirkan Pemkot Tangerang untuk kalangan pemuda seperti komunitas pengolahan sampah hingga komunitas kreatif lainnya..
Intinya, Pemkot Tangerang akan memfasilitas bila masyarakat tersebut memiliki keinginan untuk mengembangkan diri.
"Jangan maunya dipaksa untuk berbuat pada lingkungan. Kita ajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam cinta pada kota tangerang," ujarnya.
Sudah banyak komunitas yang telah terbentuk dan melaksanakan berbagai kegiatan. Pemkot Tangerang akan mendukung kegiatan tersebut dengan tujuan yang positif.
"Guru ngaji yang sudah usia tua saja masih mau melakukan kegiatan dan mencerdaskan anak - anak. Maka itu, para pemuda harus termotivasi," ujarnya.
