Tangerang (ANTARABanten) - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk membangun jembatan layang di pertigaan Gading Serpong dengan jalan Raya Serpong mengatasi kemacetan lalu lintas setiap hari.


"Setiap hari di kawasan itu selalu macet, sudah sulit untuk mengatasinya dan solusi terbaik adalah membangun jembatan layang," kata Kepala Dinas Tata Ruang Pemkab Tangerang Akip Syamsudin, Senin.

Menurut dia, pertigaan jalan Raya Serpong dan jalan Gading Serpong itu dianggap sebagai titik kemacetan parah dari arah Kebon Nanas keluar tol Tangerang - Merak, akibat kendaraan yang melintas melebihi kapasitas.

Bahkan dalam kondisi biasa jalan Raya Serpong itu selalu macet, meski sudah berbagai cara dilakukan petugas untuk mengatasinya tapi tidak juga mendapatkan solusi terbaik.

Setelah dilakukan penelitian mendalam dan perhitungan jumlah kendaraan melintas serta yang masuk dan keluar ke Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, kata dia, maka upaya terbaik yakni membangun jembatan layang.

Pemkab Tangerang sudah melayangkan surat permintaan pembangunan jalan layang tersebut karena harus mengeluarkan dana besar sebab Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jumlahnya terbatas dan tidak mencukupi untuk keperluan tersebut.

Rencana pembangunan jalan layang tersebut juga sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kabupaten Tangerang, karena sangat bermanfaat untuk kepentingan publik terutama penguna jalan yang melewati kawasan itu.

Walau begitu, rencana pembangunan jalan layang itu merujuk kepada Rencana Tata Ruang Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang tahun 2010-2030.

Sejumlah warga penguna jalan di Tangerang ditemui mengatakan bahwa upaya Pemkab Tangerang terkait rencana untuk membangun jalan layang merupakan langkah positif mengatasi kemacetan lalu lintas.

"Kami berharap sekali, supaya pembangunan jalan layang itu terwujud, karena kemacetan parah setiap hari," kata Roberto Naibaho (39), Warga jalan Layur, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang.

Pendapat serupa juga disampaikan Ny Susilawati (34) warga Perumahan Gading Serpong dan Ny. Tutik Hamdan (29) penduduk Perumahan Bonang Indah, Kecamatan Legok, yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.


: Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026