Dinas Kesehatan Kota Bogor mengumumkan kabar baik, tiga kasus positif COVID-19 di Kota Bogor dinyatakan sembuh pada Kamis (7/5), sehingga jumlah seluruh kasus positif COVID-19 yang sembuh menjadi 17.

"Hari ini ada tiga kasus lagi yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh setelah tidak menunjukkan gejala klinis dan hasil tes swabnya negatif," kata Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno melalui pernyataan tertulisnya di Kota Bogor, Kamis.

Namun, Sri Nowo Retno tidak menjelaskan tiga kasus positif COVID-19 yang sembuh itu dari klaster mana, karena sebelumnya telah dipetakan ada empat klaster penularan COVID-19 di Kota Bogor.

Sementara itu, kasus positif COVID-19 di Kota Bogor juga bertambah dua, dari sebelumnya 91 kasus menjadi 93 kasus. Dengan adanya tiga kasus sembuh, kasus positif COVID-19 yang masih dalam perawatan di rumah sakit menjadi 62 kasus.

Kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia belum ada lagi sejak Sabtu (2/7) lalu, sehingga jumlah yang meninggal dunia tetap 14 kasus.

Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Bogor tambah dua lagi, sehingga seluruhnya menjadi 215 pasien, sedangkan jumlah PDP yang sembuh tambah satu pasien, sehingga seluruhnya menjadi 80 pasien, dengan demikian pasien dalam pengawasan di rumah sakit tambah dua pasien menjadi 95 pasien.

PDP yang meninggal dunia, kata Retno, tidak ada sehingga pasien meninggal dunia sejak tiga hari lalu jumlahnya tetap 40 pasien. "Dari 40 PDP yang meninggal dunia, hingga saat ini masih ada lima pasien yang statusnya tetap PDP, karena hasil tes swabnya belum keluar, sehingga belum diketahui statusnya positif atau negatif," katanya.

Warga Kota Bogor berkategori orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 1.170 orang. Dari jumlah tersebut dinyatakan selesai pemantauan 1.061 orang, sehingga dalam pemantauan ada 109 orang. Sedangkan, warga Kota Bogor yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) 208 orang. Dari jumlah tersebut, 121 orang dinyatakan selesai dan 87 orang dalam pemantauan.

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Kamis, 7 Mei 2020, pukul 18:13 WIB, menyebutkan total kasus positif COVID-19 ada 1.320 kasus.

Dari jumlah tersebut, kasus positif COVID-19 meninggal dunia 90 kasus, sembuh 177 kasus, serta 1.053 kasus positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) 6.305 pasien dan dari jumlah itu 3.067 pasien dinyatakan sudah selesai pengawasan, serta 3.668 pasien masih dalam pengawasan.

Warga Jawa Barat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) 42.548 orang dan dari jumlah tersebut 33.321 orang dinyatakan selesai pemantauan, sehingga masih ada 8.157 orang dalam pemantauan.
 

Pewarta: Riza Harahap

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020