Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan penanaman jagung di lahan seluas dua hektare di Kota Cilegon, Banten, guna memperkuat ketahanan pangan di daerah itu.
"Kegiatan itu merupakan bagian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang mendorong penguatan ketahanan pangan," kata Komando Distrik Militer (Kodim/ 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori di Kota Cilegon, Sabtu.
Penanaman jagung tersebut berkolaborasi dengan dinas Pertanian,kelompok tani, unsur kecamatan, kelurahan, dan kepolisian.
Sedangkan, hasil panen nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Polda Banten manfaatkan lahan bekas tambang untuk tanam jagung
Penanaman jagung juga guna mendukung program swasembada pangan nasional yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Selama ini, kata dia, ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas dalam TMMD, seiring dinamika global yang menuntut setiap daerah mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
"Dengan kondisi global yang terus berkembang, kita harus mampu bertahan melalui penguatan ketahanan pangan. Indonesia memiliki lahan subur yang bisa dimanfaatkan, tidak hanya untuk padi, tetapi juga komoditas lain seperti jagung," katanya menjelaskan.
Menurut dia, penanaman jagung di lahan bersama juga ditanam bersama, dan hasilnya juga untuk masyarakat.
Kebersamaan penanaman jagung itu merupakan bentuk sinergi lintas sektor.
Baca juga: Pemprov Banten kembangkan 9.000 hektare lahan jagung di Lebak
Karena itu, pihaknya mendorong kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong, termasuk di lingkungan permukiman, guna ditanami komoditas produktif seperti cabai maupun tanaman pangan lainnya.
"Kami ingin mengajak masyarakat agar lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan," katanya.
Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Cilegon Juwadi mengatakan pihaknya mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan.
"Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Harapannya kelompok tani bisa semakin optimal memanfaatkan lahan yang ada, karena setiap tahun luas lahan pertanian cenderung berkurang," ujarnya.
Baca juga: Wujudkan ketahanan pangan, Polda Banten gandeng petani di Serang
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026