Semen Padang FC akan dijamu PSM Makassar pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare, Senin pukul 19.00 WIB.

Hasil imbang lawan Bali United FC ditekankan menjadi modal bagus Kabau Sirah untuk dapat kembali menuai poin di kandang lawan.

Performa Semen Padang memang cukup mengagetkan di laga pekan ke-18 lawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pekan lalu. Bahkan Semen Padang sebenarnya sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya skor imbang 3-3 jadi hasil akhir.

Kabau Sirah saat ini memang sangat membutuhkan tambahan poin guna mendongkrak posisi di papan klasemen. Hingga laga pekan ke-18, Semen Padang masih ada di peringkat 17 alias dua terbawah yang berarti ada di zona merah dengan koleksi 11 poin.

Baca juga: Semen Padang datangkan Kasim Botan dari PSIM Yogjakarta

Sedangkan PSM saat ini ada di peringkat ke-13 dengan koleksi 19 poin. Namun memang Juku Eja saat ini sedang dalam tren buruk dengan lima kekalahan beruntun di lima laga terakhir.

“Kondisi pemain kami siap untuk laga lawan PSM. Saya selalu sampaikan ke pemain bahwa semua laga untuk kami adalah penting karena ada di zona merah. Ke depan, step by step, semoga anak-anak bisa tampil lebih baik. Dan semoga tentunya nanti bisa curi poin dari PSM,” ucap pelatih Semen Padang, Dejan Antonic dikutip dari laman Ileague.

Mengenai kekuatan sang lawan yang akan dihadapi nanti, mantan pelatih Borneo FC Samarinda ini menyebutkan PSM punya tradisi yang cukup bagus. “Memang sepakbola kadang naik-turun. Kita harus berpikir positif,” dia menjelaskan.

Dejan Antonic sendiri berharap banyak pada putaran kedua akan dilalui Semen Padang dengan maksimal. “Putaran kedua ada banyak amunisi baru. Semoga saja kita bisa punya kesempatan untuk membuktikan. Lawan Bali United lalu, kita dapat hasil cukup positif. Semoga kita bisa membantu Semen Padang keluar dari zona merah,” dia menegaskan.

Baca juga: Dewa United tahan imbang tuan rumah Persebaya Surabaya 1-1

Pewarta: Mulyana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026