Presiden Badan Stem Cell Dunia Prof. Deby Vinski mengatakan stem cell memiliki peran strategis dalam inovasi kesehatan global Health Tourism agar Indonesia dapat menjadi pusat destinasi stem cell.
Namun hal tersebut harus didukung dengan tenaga medis yakni dokter ahli stem cell tersertifikasi secara Nasional dari Kemeskes dan LPDSI maupun dunia dari World Council of Stem Cell yang berkolaborasi dengan universitas.
“Workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi dokter Indonesia dalam menghadapi tantangan layanan kesehatan modern melalui inovasi stem cell berstandar internasional,” ujar Prof. dr. Deby Vinski dalam keterangannya.
Baca juga: RS Mandaya Royal miliki terapi stem cell untuk atasi pengapuran sendi
Prof Deby Vinski juga mengapresiasi peran Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang sangat mendukung serta mendorong kemajuan kedokteran preventive regenerative dan Stem Cell yang sedang menjadi Primadona dunia dan banyak membantu umat manusia.
Diakuinya sejak disahkan OBL Kesehatan nomor 17 tahun 2023, banyak sekali kemajuan dalam pelayanan kesehatan maupun ilmu kedokteran. "Para dokter di seluruh Indonesia pun menyambut baik kemajuan esukasi demi kesehatan masyarakat," katanya.
Ketua umum pelatihan dokter seluruh Indonesia (PDSI) Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyatno menekankan pentingnya pembaruan ilmu kedokteran regeneratif di Indonesia.
Maka itu pelatihan yang digelar bersama Prof Deby Vinski memiliki nilai strategis karena disertifikasi SKP Kemenkes serta menjadi satu-satunya workshop di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi internasional dari World Council of Stem Cell (WOCS) Geneva, Switzerland.
Bahkan diantara puluhan dokter sebagai peserta pelatihan, 14 dokter dari berbagai spesialisasi dari RSPPN Panglima Besar Sudirman lulus dalam sertiifikasi Stem Cell tingkat dunia dan siap melayani pasien.
"Group para dokter ini akan menjadi dokter spesialis perintis Stem cell yang membawa Indonesia ke panggung internasional dan menjadikan Indonesia menjadi Pusat Destinasi Anti aging dan Stem cell Dunia," katanya.
Baca juga: Perusahaan sel punca di Swiss gandeng pakar kedokteran asal Indonesia
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025